Call medicalclinicid@gmail.com
Loading...
Berikut Ini Penjelasan Penyakit Demensia

Berikut Penjelasan dari Pengertian penyakit Demensia,Gejala penyakit Demensia,Penyebab penyakit Demensia,Diagnosis penyakit Demensia,Penanganan penyakit Demensia,Pengobatan penyakit Demensia

Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir, memahami sesuatu, melakukan pertimbangan, dan memahami bahasa, serta menurunnya kecerdasan mental. Sindrom ini umumnya menyerang orang-orang lansia di atas 65 tahun.

Penderita demensia umumnya akan mengalami depresi,perubahan suasana hati dan perilaku,kesulitan bersosialisasi,hingga berhalusinasi.Penderita tidak mampu hidup mandiri dan memerlukan dukungan orang lain.

Perlu diingat bahwa tidak semua orang yang mengalami penurunan daya ingat atau penurunan kemampuan fungsi otak dapat diasosiasikan dengan demensia.Periksakan ke dokter untuk mengetahui kondisi yang dialami secara tepat.

Demensia tidak dapat disembuhkan,namun pengobatan secara dini dapat membantu meredakan dan memperlambat perkembangan gejala,serta menghindari komplikasi lebih lanjut.

Penyebab Demensia

Demensia disebabkan oleh kerusakan pada sel saraf otak di bagian tertentu,sehingga menurunkan kemampuan berkomunikasi dengan saraf tubuh lainnya,dan mengakibatkan kemunculan gejala sesuai dengan area otak yang mengalami kerusakan.

Ada berbagai macam kondisi dalam kasus demensia.Ada jenis demensia yang berkembang secara progresif,dan ada juga kondisi lain yang menyerupai demesia yang terjadi karena reaksi tertentu dan dapat ditekan.

Demensia Progesif

Demensia progesif adalah kondisi yang disebabkan oleh kerusakan sel saraf otak tertentu dan dapat memburuk seiring waktu.Kondisi ini umumnya tidak dapat dipulihkan secara tuntas.Beberapa jenis demensia progresif meliputi:

  • Penyakit Alzheimer. Merupakan penyebab demensia paling umum. Penyebabnya masih belum diketahui, namun beberapa kelainan genetik dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini. Pada otak ditemukan plak berupa penggumpalan protein beta-amyloid, juga jalinan jaringan fibrosa yang terbentuk oleh protein tau.
  • Demensia vaskuler. Gangguan pada pembuluh darah otak merupakan penyebab demensia tertinggi kedua. Kondisi ini juga dapat menyebabkan stroke dan penyakit lainnya yang berkaitan dengan gangguan pada pembuluh darah.
  • Lewy body dementia. Lewy body adalah penggumpalan protein abnormal pada otak, yang juga bisa ditemukan pada Alzheimer dan Parkinson.
  • Demensia frontotemporal. Sekelompok penyakit yang ditandai oleh degenerasi sel otak bagian frontal dan temporal, yang umumnya diasosiasikan dengan perilaku, kepribadian, hingga kemampuan berbahasa.
  • Demensia campuran. Umumnya dialami oleh orang-orang lansia di atas 80 tahun tanpa penyebab yang jelas. Biasanya demensia campuran meliputi Alzheimer, demensia vaskuler, dan Lewy body dementia.

Kondisi yang menyerupai demensia

Terdapat kondisi-kondisi lain yang dapat menyebabkan demensia atau menimbulkan gejala yang menyerupai demensia.Sebagian besar dari kondisi tersebut menimbulkan gejala yang sifatnya sementara dan dapat pulih setelah penanganan.Namun beberapa kondisi menimbulkan gejala menetap,seperti misalnya penyakit Huntington,penyakit Creutzfeldt-Jakob, penyakit Parkinson dan cedera otak.

Kondisi lain yang dapat menyebabkan gejala menyerupai demensia yang sifatnya sementara dan dapat pulih dengan pengobatan,yaitu:

  • Kelainan metabolisme atau endrokrin. Kondisi seperti kelainan kelenjar tiroid, hipoglikemia, kekurangan atau kelebihan kadar sodium atau kalsium, hingga ketidakmampuan tubuh menyerap vitamin B12 dapat memicu gejala menyerupai demensia atau perubahan perilaku.
  • Kelainan sistem daya tahan tubuh. Kondisi ini dapat mengakibatkan demam atau efek samping lainnya yang dapat menurunkan kemampuan sistem daya tahan tubuh melawan infeksi. Kondisi seperti multiple sclerosis juga dapat memicu demensia.
  • Reaksi medis. Beberapa interaksi antar obat atau vitamin dapat memicu demensia.
  • Kekurangan nutrisi. Kondisi seperti dehidrasi, kekurangan vitamin (khususnya B1, B6, dan B12) atau ketergantungan alkohol, dapat menimbulkan gejala menyerupai demensia.
  • Keracunan. Dipicu oleh paparan timah, logam berat, pestisida, obat-obatan dan alkohol.
  • Subdural hematoma. Penumpukan darah di ruang antara lapisan durameter dan lapisan araknoid pada rongga tengkorak, disebabkan oleh cedera atau trauma kepala.
  • Anoksia(hipoksia). Kondisi ini terjadi saat jaringan dalam tubuh tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup, seperti pada penderita asma, serangan jantung, keracunan gas karbon monoksida dan lainnya.
  • Normal-pressure hydrocephalus. Disebabkan oleh pelebaran ventrikel dalam otak,mengakibatkan penderita kesulitan berjalan,membuang kemih hingga hilang ingatan.
  • Tumor otak. Jarang terjadi, namun dapat menjadi salah satu pemicu demensia terjadi.

Adapun beberapa kondisi lainnya yang dapat memicu terjadinya demensia,di antaranya adalah trauma atau cedera otak yang berulang,penyakit Parkinson, penyakit Huntington,hingga penyakit Creutzfeldt-Jakob.

Faktor Risiko

Menurut sifatnya,faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya demensia dibagi menjadi dua,yaitu faktor yang berada di luar kendali dan faktor yang bisa dikendalikan.

Faktor-faktor risiko demensia yang di luar kendali dan tidak bisa diubah meliputi pertambahan usia,riwayat kesehatan keluarga,serta masalah kesehatan seperti gangguan kognitif ringan dan sindrom Down.Sedangkan faktor-faktor risiko demensia yang dapat dikendalikan atau dihindari meliputi kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol,depresi, sleep apnea, diabetes, obesitas, kolesterol tinggi, hipertensi, dan aterosklerosis (penumpukan lemak pada dinding arteri).

Gejala Demensia

Penderita demensia umumnya mengalami gejala sesuai dengan penyebabnnya,dengan perubahan kognitif dan psikologis sebagai gejala yang utama.

Gejala yang umumnya dirasakan dari segi kognitif meliputi:

  • Hilang ingatan.
  • Kesulitan berkomunikasi.
  • Kesulitan berbahasa dan betutur kata.
  • Sulit memecahkan masalah atau merencanakan sesuatu.
  • Konsentrasi menurun.
  • Sulit menilai situasi dan mengambil keputusan.
  • Sulit mengkoordinasikan pergerakan tubuh.
  • Merasa bingung.

Sedangkan gejala yang dirasakan dari segi psikologis meliputi:

  • Depresi.
  • Gelisah.
  • Perubahan perilaku dan emosi.
  • Merasa ketakutan(paranoid).
  • Agitasi.
  • Halusinasi.

Dalam kondisi parah,penderita dapat mengalami gejala lanjutan seperti kelumpuhan di salah satu sisi tubuh,tidak mampu menahan kemih,penurunan nafsu makan,hingga kesulitan menelan.

Konsultasi pada dokter sebaiknya dilakukan apabila seseorang mengalami salah satu atau beberapa gejala demensia,guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Diagnosis Demensia

Demensia tidaklah mudah untuk didiagnosa dikarenakan banyaknya gejala yang dapat mengindikasikan penyakit sejenis.Selain menanyakan riwayat penyakit dan kesehatan pasien serta keluarga,dilakukan juga pemeriksaan fisik dan serangkaian tes lanjutan,yang meliputi:

  • Tes kognitif dan neuropsikologis. Memeriksa kemampuan berpikir, mengingat, orientasi, penilaian, konsentrasi, hingga merangkai bahasa.
  • Pemeriksaan neurologi. Memeriksa kemampuan motorik, keseimbangan, rasa, dan refleks.
  • Pemindaian. Memeriksa kondisi otot, jaringan, dan aliran listrik saraf otak melalui CT scan, MRI, EEG, dan PET scan.
  • Pemeriksaan darah. Memeriksa adanya kelainan yang dapat memengaruhi fungsi otak seperti defisiensi vitamin B12, atau penurunan fungsi kelenjar tiroid.
  • Pemeriksaan cairan tulang belakang. Untuk mendeteksi jika terdapat infeksi atau peradangan pada sistem saraf.     
  • Tes psikiatrik. Memeriksa jika penderita mengalami depresi atau kondisi mental lainnya yang dapat mempengaruhi kesehatan otak.

Pada kasus demensia progresif yang terdiagnosis,dokter akan mengacu pada teori 5 tahap perkembangan kondisi untuk menentukan tingkat keparahan demensia.Kelima tahap tersebut meliputi:

  • Tahap 1: Kemampuan fungsi otak penderita masih dalam tahap normal.
  • Tahap 2: Penderita mulai mengalami penurunan kemampuan fungsi otak, tetapi masih mampu hidup secara mandiri.
  • Tahap 3: Penderita mulai sedikit kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari, namun masih dalam intensitas ringan.
  • Tahap 4: Penderita mulai memerlukan bantuan orang lain untuk melakukan aktivitas sehari-harinya.
  • Tahap 5: Kemampuan fungsi otak penderita menurun drastis dan tidak mampu hidup secara mandiri.

Pengobatan Demensia

Tidak semua kasus demensia dapat dipulihkan.Pengobatan demensia dapat dilakukan untuk meredakan gejala yang dialami dan menghindari komplikasi.Pengobatan demensia meliputi pemberian obat-obatan,terapi,hingga operasi.

Obat-obatan

Beberapa jenis obat yang biasa digunakan untuk mengatasi gejala demensia adalah:

  • Acetylcholinesterase inhibitorsuntuk meredakan gejala penyakit Alzheimer ringan, lewy bodies dan halusinasi sebagai penyebab demensia. Efek samping yang mungkin dialami meliputi mual, muntah, diare dan penurunan denyut jantung. Disarankan untuk selalu memantau kondisi jantung melalui EKG saat pengobatan.
  • Memantine, untuk memperlambat reaksi kimia dalam otak. Umumnya diresepkan jika acetylcholinesterase inhibitors tidak membantu atau demensia sudah memasuki tingkat keparahan menengah.Efek samping yang mungkin dialami meliputi pusing,sakit kepala,kehilangan keseimbangan,konstipasi,dan hipertensi.
  • Antipsikotik, untuk meredakan perilaku penderita yang agresif atau mengalami agitasi parah. Biasanya obat ini dikonsumsi dalam waktu singkat untuk menghindari risiko efek samping seperti mengantuk, masalah kardiovaskular, kesulitan berkomunikasi, hingga tubuh kaku, khususnya bagi penderita demensia yang disebabkan lewy bodies.
  • Antidepresan, untuk meredakan gejala depresi yang umumnya terjadi pada penderita demensia.      

Untuk gejala yang menyerupai demensia,suplemen berikut akan disarankan:

  • Vitamin E, untuk memperlambat Alzheimer dan kondisi demensia terkait. Vitamin E biasanya dikonsumsi dalam dosis rendah untuk menghindari komplikasi seperti kematian, khususnya bagi penderita penyakit jantung.
  • Asam folat omega 3. Walau masih memerlukan riset lebih lanjut, omega 3 dipercaya dapat membantu menekan risiko seseorang terserang demensia.

Terapi

Beberapa terapi bersifat psikologis dilakukan untuk meredakan gejala demensia,seperti:

  • Terapi stimulasi kognitif dan orientasi realitas, guna menstimulasi daya ingat, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berbahasa, meredakan disorientasi pikiran, hingga meningkatkan kepercayaan diri penderita.
  • Terapi perilaku, guna menekan perilaku tidak terkontrol yang terjadi karena depresi atau halusinasi.
  • Terapi okupasi, untuk mengajarkan penderita cara melakukan aktivitas sehari-hari dengan aman dan disesuaikan dengan kondisinya, sambil juga mengajarkan cara mengontrol emosi serta mempersiapkan diri untuk perkembangan gejala lebih lanjut pada demensia progresif.
  • Terapi validasi, dengan cara memperlihatkan empati dan memahami kondisi penderita agar tidak mengalami depresi. Walau dapat membantu meredakan kebingungan dan kegelisahan penderita, terapi validasi belum memiliki bukti cukup dalam segi efektivitasnya.

Selain terapi-terapi di atas,terdapat juga beberapa terapi pendukung yang dapat dilakukan di rumah,seperti terapi musik,aromaterapi,pijat,bermain dengan hewan peliharaan,hingga melakukan aktivitas seni.

Saat proses terapi,sangat disarankan untuk memodifikasi perabotan rumah agar memudahkan penderita bergerak dan menyingkirkan benda tajam agar tidak membahayakan penderita.

Operasi

Pada kasus demensia yang disebabkan oleh tumor otak,cedera otak,atau hidrosefalus,tindakan operasi dapat disarankan.Jika belum terjadi kerusakan permanen pada otak,tindakan operasi dapat membantu memulihkan gejala.

Pengobatan kondisi lainnya

Kondisi pemicu demensia seperti hipertensi,diabetes dan gangguan kolestrol perlu diobati agar tidak menyebabkan kerusakan saraf atau pembuluh darah lebih lanjut.Perubahan gaya hidup seperti mengurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok juga dapat membantu.

Komplikasi Demensia

Demensia dapat merusak fungsi sistem tubuh dan berpotensi mengakibatkan komplikasi jika tidak diobati dengan tepat,seperti:

  • Pneumonia, disebabkan oleh tersedaknya makanan di saluran pernapasan dan paru akibat kesulitan menelan.
  • Kekurangan nutrisi, disebabkan oleh kesulitan mengunyah dan menelan makanan.
  • Penurunan fungsi tubuh, mengakibatkan penderita bergantung pada orang lain untuk aktivitas sehari-hari.
  • Kematian, khususnya pada penderita demensia progresif tahap akhir dikarenakan infeksi yang dialaminya.

Pencegahan Demensia

Demensia tidak dapat dicegah,namun terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menekan risikonya,seperti:

  • Berhenti merokok.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Menjaga asupan nutrisi dan menerapkan pola makan sehat,misalnya makanan rendah lemak dan tinggi serat.
  • Kurangi asupan alkohol.
  • Menjaga berat badan.
  • Meningkatkan asupan vitamin D.
  • Melatih otak secara berkala,seperti membaca dan bermain teka-teki.
  • Menjaga kesehatan,seperti mengontrol tekanan darah,kadar gula darah,dan kolestrol.
  • Menghindari terjadinya cedera di bagian kepala.
Loading...

Daftar Penyakit SelainPenyakit Demensia

#Nama PenyakitNama penyakit
1Ablasi Retina

Ablasi retina adalah kondisi ketika retina(lapisan tipis yang terletak di bagian belakang mata...

2Abses Payudara

Abses payudara adalah benjolan yang terbentuk di payudara karena berkumpulnya nanah dan terasa...

3Achondroplasia

Achondroplasia merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan dwarfisme atau tubuh kerdil dan term...

4ADHD

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan jangka panj...

5Akalasia

Akalasia adalah kondisi di mana kerongkongan(esofagus)kehilangan kemampuan untuk mendorong ma...

6Albinisme

Albinisme adalah suatu kelainan yang terjadi sejak lahir yang mana penderitanya mengalami kekuran...

7Alergi

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun seb...

8Alergi Dingin

Alergi dingin atau dalam istilah medis disebut urtikaria dingin adalah reaksi kulit terhadap ding...

9Alergi Kacang

Alergi kacang adalah reaksi alergi yang terjadi akibat tubuh menyalahartikan makanan berbahan das...

10Alergi Makanan

Alergi makanan adalah reaksi alergi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh kita keliru meresp...

11Alergi Obat

Alergi obat adalah reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap obat-obatan tertentu yang An...

12Alergi Susu

Alergi susu adalah sebuah bentuk respons alami dari sistem kekebalan tubuh terhadap susu dan prod...

13Alergi Telur

Alergi telur adalah salah satu jenis reaksi yang tidak biasa dari sistem kekebalan tubuh terhadap...

14Amnesia

Amnesia atau hilang ingatan adalah istilah yang digunakan saat seseorang tidak bisa mengingat inf...

15Amputasi

Amputasi adalah operasi pemotongan bagian tubuh,misalnya jari,lengan,atau kaki.Operasi ini...

16Anemia

Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk...

17Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah kondisi kekurangan nutrisi zat besi yang mengakibatkan penurunan ju...

18Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Folat

Anemia defisiensi vitamin B12 atau folat(vitamin B9)adalah kondisi yang berkembang ketika tubuh...

19Anemia Hemolitik

Anemia hemolitik adalah kondisi di mana hancurnya sel darah merah(eritrosit)lebih cepat dibandi...

20Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit adalah kondisi anemia di mana terdapat ketidaknormalan bentuk sel darah merah,d...

21Angin Duduk

Angin duduk atau angina adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada dada akibat otot-ot...

22Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah penyakit kronis yang menyebabkan tulang belakang mengalami peradang...

23Angina Pektoris

Angina pektroris(angina)adalah rasa nyeri pada dada yang terjadi saat aliran darah dan oksigen...

24Anoreksia Nervosa

Anoreksia nervosa merupakan suatu masalah kesehatan jiwa yang mana pengidapnya terobsesi untuk me...

25Anthrax

Anthrax adalah penyakit serius dan langka yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthrac...

26Aritmia

Aritmia adalah masalah pada irama jantung ketika organ tersebut berdetak terlalu cepat,terlalu l...

27Ascariasis

Ascariasis adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang.Cacing ini adalah jenis parasit yan...

28Asma

Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai denga...

29Astigmatisme

Astigmatisme adalah gangguan penglihatan yang diakibatkan cacat pada kelengkungan lensa atau korn...

30Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah penyempitan dan penebalan arteri karena penumpukan plak pada dinding arteri...

31Atresia Ani

Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir.Pada kondisi ini,perkembang...

32Autisme

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gang...

33Balanitis

Balanitis adalah peradangan pada ujung kepala penis (glans penis) yang diseba...

34Barotrauma

Barotrauma adalah kerusakan jaringan akibat perbedaan tekanan dalam tubuh dengan tekanan udara di...

35Batu Empedu

Batu empedu adalah batuan kecil yang berasal dari kolesterol,dan terbentuk di saluran empedu man...

36Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupa...

37Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih atau bladder calculi adalah batu yang terbentuk dari endapa...

38Batu Kelenjar Air Liur

Batu kelenjar air liur atau sialothiasis adalah pengerasan atau kalsifikasi za...

39Batuk Darah

Batuk darah atau hemoptisis adalah keadaan ketika seseorang mengalami batuk yang disertai darah....

40Batuk Kronis

Batuk kronis adalah batuk yang berlangsung dalam jangka waktu lama,yaitu sekitar dua bulan atau...

41Batuk Rejan

Batuk rejan atau pertusis adalah infeksi bakteri pada paru-paru dan saluran pernapasan yang mudah...

42Batuk Batuk

Batuk adalah respons alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan saluran napas jika terdapat gangg...

43Bedbugs

Bedbugs,atau dikenal juga dengan sebutan kutu kasur,adalah serangga parasit berukuran kecil ber...

44Bell s Palsy

Bell's Palsy adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah yang yang be...

45Biang Keringat

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan bisa menyebabk...

46Bidai Tulang Kering

Bidai tulang kering(shin splints)adalah istilah umum untuk menggambarkan rasa sakit di...

47Biduran

Biduran atau urtikaria adalah reaksi kulit yang ditandai dengan bilur berwarna merah atau putih y...

48Bintitan

Bintitan atau yang dalam bahasa medis disebut hordeolum adalah kondisi ketika bintil menyakitkan...

49Bisul

Bisul adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah.Benjolan ini muncul ak...

50Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada tepi kelopak mata yang menyebabkan bagian tersebut jadi terliha...

51Blighted Ovum

Blighted ovum (anembryonic gestation) atau kehamila...

52Botak

Botak atau istilah medisnya alopecia adalah kerontokan rambut yang umumnya bersifat permanen.Sal...

53Botulisme

Botulisme adalah kondisi keracunan serius yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan bakteri ...

54BPD(Borderline Personality Disorder)

Borderline personality disorder (BPD)atau gangguan kepribadian ambang adalah sebua...

55BPH(Benign Prostatic Hyperplasia)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)atau pembesaran prostat jinak adalah kondisi ket...

56Bradikardia

Bradikardia adalah kondisi di mana jantung penderita berdetak lebih lambat dari kondisi normal.U...

57Bronkiolitis

Bronkiolitis adalah infeksi saluran napas yang menyebabkan terjadinya radang dan penyumbatan di d...

58Bronkitis

Bronkitis adalah infeksi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru atau bronkus yang menyebabk...

59Brucellosis

Brucellosis adalah infeksi yang disebabkan bakteri yang berasal dari hewan ke manusia.Menurut da...

60Bruxism

Bruxism adalah kondisi dimana seseorang seringkali menggemeretakkan,menekan,atau menggesekkan g...

61Bulimia

Bulimia nervosa atau bulimia adalah salah satu jenis gangguan pola makan yang serius dan berpoten...

62Bursitis

Bursitis adalah peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada bursa,yaitu kantong berisi cairan...

63Buta Warna

Buta warna adalah berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna yang umumnya diturunkan kepada...

64Cacar Air

Penyakit cacar air,secara medis disebut varisela,umumnya diderita oleh anak-anak berusia di baw...

65Cacing Kremi

Cacing kremi adalah cacing parasit kecil yang menjangkiti usus besar manusia.Parasit bernama lat...

66Campak

Campak adalah infeksi virus yang ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh dan sangat menul...

67Candidiasis

Candidiasis adalah infeksi akibat jamur Candida.Jamur ini memiliki lebih dari 20 j...

68Cantengan

Cantengan adalah kondisi yang mana sudut ujung jari menjadi bengkak,sakit,dan berwarna kemeraha...

69Cedera Hamstring

Cedera hamstring adalah cedera yang menimpa tiga kelompok otot yang ada di paha bagian belakang....

70Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera saraf tulang belakang atau spinal cord injury adalah luka atau kerusaka...

71Cegukan

Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti‘hik’akibat menutupnya pi...

72Chlamydia

Chlamydia adalah penyakit menular seksual yang ditularkan melalui hubungan seks tanpa menggunakan...

73Cholangiocarcinoma

Cholangiocarcinoma atau kanker saluran empedu adalah sel kanker yang tumbuh pada sa...

74Cholangitis

Cholangitis adalah infeksi yang terjadi pada saluran empedu(saluran yang dilewati oleh cairan em...

75Craniosynostosis

Craniosynostosis adalah sebuah kelainan di tulang tengkorak yang menyebabkan bentuk...

76Crohn's Disease

Crohn’s disease atau penyakit Crohn adalah salah satu penyakit ...

77Croup

Croup adalah salah satu jenis infeksi saluran pernapasan yang umumnya dialami anak-anak berusia e...

78CTS (Carpal Tunnel Syndrome)

Carpal tunnel syndrome atau CTS (sindrom terowongan/lorong karpal) adalah kondisi y...

79Cutaneous Larva Migrans

Cutaneous larva migrans (CLM) adalah infeksi yang diakibatkan oleh parasit cacing pada kulit. Jen...

80Cystic Fibrosis

Cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di d...

81Cystitis

Cystitis adalah inflamasi atau peradangan pada kandung kemih. Bakteri merupakan penyebab utama pa...

82Deep Vein Thrombosis

Deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam adalah penggumpalan darah yang terjadi di da...

83Defek Septum Ventrikel

Defek septum ventrikel atau ventricular septal defect (VSD) adalah kelainan ja...

84Defisiensi Glukosa 6 Fosfat Dehidrogenase (G6PD Deficiency)

Defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD deficiency) adalah suatu kelainan g...

85Degenerasi Makula

Degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD/ARMD) adalah penu...

86Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, se...

87Delirium

Delirium adalah gangguan mental serius yang menyebabkan penderita mengalami kebingungan parah dan...

88Demam

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius. Demam merupakan b...

89Demam Berdarah

Demam dengue atau yang dikenal secara umum oleh masyarakat Indonesia sebagai demam berdarah merup...

90Demam Kelenjar

Demam kelenjar adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV). Infeksi ditula...

91Demam Kuning

Demam kuning adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui perantara nyamuk....

92Demam Pada Anak

Demam bukanlah sebuah penyakit tetapi merupakan sebuah gejala. Demam terjadi ketika sistem kekeba...

93Demam Reumatik

Demam reumatik adalah komplikasi yang terjadi ketika infeksi akibat bakteri streptokokus grup A t...

94Demam Scarlet

Demam scarlet atau scarlatina adalah demam yang disertai ruam merah pada kulit yang disebabkan in...

95Demensia

Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti ber...

96Dengkur

Dengkur adalah getaran yang dihasilkan oleh aliran udara yang melewati saluran pernapasan yang te...

97Depresi

Depresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi sedikitnya selama dua minggu ata...

98Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit, ditandai dengan ruam gatal kemerahan, yang muncul...

99Dermatitis Numularis

Dermatitis numularis merupakan suatu penyakit pada kulit yang ditandai dengan nyeri atau pedih pa...

100Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang biasanya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang...