Call medicalclinicid@gmail.com



Loading...
Berikut Ini Penjelasan Penyakit Crohn's Disease

Berikut Penjelasan dari Pengertian penyakit Crohn's Disease,Gejala penyakit Crohn's Disease, Penyebab penyakit Crohn's Disease,Diagnosis penyakit Crohn's Disease, Penanganan penyakit Crohn's Disease,Pengobatan penyakit Crohn's Disease

Crohn’s disease atau penyakit Crohn adalah salah satu penyakit radang usus kronis yang menyebabkan terjadinya peradangan pada seluruh lapisan dinding sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga ke anus. Akan tetapi penyakit Crohn umumnya muncul pada bagian usus kecil tepatnya pada bagian ileum dan usus besar (kolon).

Kondisi ini bisa terasa menyakitkan, membuat tubuh merasa lemah, dan terkadang bisa menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa penderitanya. Komplikasi yang terjadi umumnya adalah penyempitan ruang usus dan terbentuknya saluran (fistula) yang menghubungkan ujung usus dengan dengan permukaan kulit di dekat anus atau vagina.

Penderita penyakit Crohn memiliki masa remisi yaitu masa tidak timbul gejala apa pun atau hanya mengalami gejala-gejala ringan. Masa remisi ini akan diikuti masa kekambuhan dan terkadang menyulitkan penderitanya.

Gejala-gejala pada Crohn’s Disease

Gejala yang muncul pada penderita penyakit Crohn berbeda-beda, mulai dari ringan hingga yang sangat parah, dan dapat mengenai bagian mana saja pada sistem pencernaan tubuh penderitanya.

Berikut ini adalah gejala-gejala umum yang bisa muncul akibat penyakit Crohn:

  • Merasa sangat kelelahan.
  • Sakit perut dan kram yang terasa lebih parah setelah makan.
  • Diare yang muncul berkali-kali.
  • Tinja bercampur lendir dan darah.
  • Penurunan selera makan.
  • Penurunan berat badan yang ekstrem tanpa dikehendaki.

Beberapa gejala yang mungkin muncul pada penderita penyakit Crohn namun tidak selalu muncul adalah:

  • Demam diatas 38 o
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri dan pembengkakan sendi.
  • Peradangan dan iritasi pada mata (uveitis).
  • Muncul nyeri pada kulit yang menimbulkan kemerahan, seringkali pada kaki.
  • Sariawan

Peradangan yang terjadi pada sistem pencernaan anak-anak bisa menghambat penyerapan nutrisi dari makanan yang mereka konsumsi. Kasus penyakit Crohn yang terjadi pada anak-anak akan mengakibatkan pertumbuhan mereka lebih lambat daripada anak-anak yang sehat.

Berikut ini adalah beberapa kondisi dan gejala yang harus segera mendapatkan penanganan dari dokter, yaitu:

  • Munculnya darah yang bercampur dengan tinja.
  • Diare yang tidak kunjung sembuh.
  • Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.
  • Sakit perut dan kram perut yang tidak sembuh.

Hal-hal yang Bisa Meningkatkan Risiko Munculnya Crohn’s Disease

Penyebab yang sebenarnya dari penyakit Crohn hingga kini masih belum diketahui. Meskipun begitu, terdapat sejumlah faktor risiko yang bisa dikaitkan dengan penyakit ini, yaitu:

  • Keturunan. Terdapat bukti bahwa penyakit Crohn merupakan penyakit keturunan dalam keluarga. Terlebih lagi, penyakit Crohn cenderung terjadi hanya di beberapa etnis bangsa. Hal tersebut turut membuktikan bahwa penyakit ini merupakan kondisi yang diwariskan turun-temurun.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh. Gangguan dalam sistem kekebalan tubuh menyebabkan sel-sel imun yang seharusnya melindungi usus dari bakteri berbahaya yang masuk ke sistem pencernaan, juga menyerang bakteri baik (probiotik) yang membantu dalam proses pencernaan. Keadaan ini menimbulkan peradangan pada saluran cerna yang berkaitan dengan penyakit Crohn.
  • Merokok. Orang yang merokok memiliki risiko dua kali lipat untuk terkena penyakit Crohn dibandingkan orang yang tidak merokok. Gejala penyakit Crohn pada orang yang merokok biasanya lebih parah dan cenderung membutuhkan operasi untuk penanganannya.
  • Riwayat Infeksi.  Infeksi yang terjadi pada masa kanak-kanak bisa mengakibatkan munculnya reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini pada akhirnya dapat memicu munculnya gejala-gejala dari penyakit Crohn.

Langkah-langkah dalam Mendiagnosis Crohn’s Disease

Berikut ini adalah beberapa jenis pemeriksaan yang mungkin akan dilakukan oleh dokter, baik untuk mendiagnosis penyakit Crohn secara langsung, ataupun untuk mengeliminasi sejumlah kondisi yang juga menimbulkan gejala serupa dengan penyakit Crohn.

  • Pemeriksaan awal. Dokter akan menanyakan tentang pola gejala yang dialami oleh pasien. Selain itu, dokter akan memeriksa apakah terdapat penyebab tertentu terhadap gejala tersebut. Misalnya makanan, riwayat penggunaan obat-obatan, riwayat kesehatan keluarga, serta perjalanan yang baru dilakukan yang dapat menyebabkan gejala diare. Pemeriksaan denyut nadi, suhu tubuh, tekanan darah, dan pemeriksaan perut juga akan dilakukan oleh dokter untuk memeriksa kesehatan pasien secara umum.
  • Pemeriksaan darahPemeriksaan ini perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat peradangan yang terjadi di dalam tubuh pasien. Selain itu, dengan pemeriksaan darah, dokter akan mengetahui jika terjadi infeksi. Jika dari hasil pemeriksaan darah didapatkan tanda anemia, maka bisa jadi pasien mengalami malnutrisi atau perdarahan di dalam saluran pencernaan.
  • Pemeriksaan tinja. Sampel tinja akan diperiksa apakah terdapat kandungan darah dan lendir. Dari prosedur ini, dokter bisa mengetahui apakah gejala yang pasien alami disebabkan oleh parasit cacing gelang atau kondisi lainnya.
  • Kolonoskopi. Ini adalah prosedur yang dilakukan untuk memeriksa bagian dalam dari usus besar. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan selang fleksibel yang dilengkapi kamera dan lampu ke dalam usus besar melalui anus dan rektum (bagian akhir dari saluran cerna). Dokter bisa melihat tingkat keparahan dan luasnya peradangan yang terjadi di dalam usus besar. Pada prosedur ini dapat juga dilakukan biopsi (pengambilan sampel jaringan) di dalam saluran pencernaan, untuk kemudian diperiksa di bawah mikroskop. Pemeriksaan tersebut berguna untuk melihat perubahan sel-sel dinding saluran cerna secara mikroskopis, yang merupakan ciri khas penyakit Crohn.
  • Kapsul endoskopi nirkabel. Dalam prosedur pemeriksaan ini, pasien diharuskan menelan kapsul yang akan masuk ke dalam usus kecil. Kapsul akan mengirimkan gambar ke alat perekam. Setelah beberapa hari, kapsul akan keluar dari tubuh melalui kotoran. Ini adalah kapsul sekali pakai.Tidak semua rumah sakit memiliki prosedur yang masih sangat baru ini.
  • CTE (computerised tomography enterography/enteroclysis) dan MRE (computerised tomography enterography/enteroclysis). Kedua metode pemindaian ini dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit Crohn pada usus halus. Pada pemeriksaan, pasien akan diminta untuk meminum cairan kontras (enterografi). Cairan kontras juga dapat dimasukkan ke dalam selang yang kemudian dimasukkan melalui hidung dan mencapai usus halus (enterosiklis). Setelah pasien diberikan cairan kontras, usus halus kemudian dipindai menggunakan metode resonansi magnetik (MRE) atau menggunakan sinar X (CTE).

Mengobati Crohn’s Disease

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit Crohn hanya bertujuan untuk meringankan gejala yang dialami serta mempertahankan masa remisi. Hingga saat ini, belum ada penanganan atau obat yang bisa menyembuhkan penyakit Crohn sepenuhnya. Pada penderita anak-anak, pengobatan penyakit Crohn juga bertujuan untuk meningkatkan tumbuh-kembang anak.

Berikut ini adalah beberapa pengobatan yang dilakukan untuk meringankan gejala yang muncul, yaitu:

  • Obat Antiinflamasi. Obat antiinflamasi seringkali digunakan sebagai pengobatan pertama yang diberikan kepada penderita penyakit Crohn. Beberapa jenis obat antiinflamasi tersebut meliputi:
      g>5-Aminosalisilat oral. Obat jenis ini diberikan kepada penderita penyakit Crohn pada usus besar namun tidak dapat mengobati penyakit Crohn pada usus kecil. Contoh obat ini adalah sulfasalazine dan mesalamine. g>Kortikosteroid. Kortikosteroid diberikan jika penderita tidak merespons berbagai pengobatan yang diberikan untuk mengatasi penyakit Crohn. Kortikosteroid dapat menurunkan reaksi peradangan di berbagai bagian tubuh. Namun perlu diingat bahwa kortikosteroid memiliki berbagai efek samping seperti pembengkakan wajah, diabetes, hipertensi, keringat malam, insomnia, dan hiperaktivitas. Kortikosteroid tidak disarankan untuk digunakan pada pengobatan jangka panjang. Waktu pemberian maksimum kortikosteroid pada penderita penyakt Crohn adalah 3-4 bulan.
  • Imunosupresan. Dalam mengobati penyakit Crohn, imunosupresan bekerja dengan cara menekan kerja sistem imun sehingga reaksi peradangan pada saluran pencernaan dapat diredakan. Obat golongan imunosupresan akan bekerja dengan optimal jika dikombinasikan dengan beberapa jenis imunosupresan lainnya. Beberapa kombinasi obat imunosupresan untuk penderita penyakit Crohn adalah:
      g>Azathioprine dan mercatopurine. Kombinasi kedua obat ini merupakan yang paling sering digunakan untuk mengatasi peradangan saluran pencernaan. Perlu dilakukan pemantauan rutin dari dokter terhadap pasien terkait efek samping kedua obat tersebut selama konsumsi obat. g>Infliximab, adalimumab, dan certolizumab pegol. Ketiga obat ini digunakan sebagai peghambat tumor necrosis factor (TNF) yang diduga menjadi penyebab utama penyakit Crohn. Obat-obatan ini dapat digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak yang menderita penyakit Crohn sedang dan berat. Obat-obatan tersebut dapat digunakan langsung untuk penderita setelah diagnosis mengonfirmasi adanya penyakit Crohn pada penderita, terutama jika penderita mengalami fistula. Penderita yang mengalami infeksi TBC tidak boleh mengonsumsi ketiga obat tersebut. g>Methotraxate. Methotraxate merupakan alternatif apabila imunosupresan, apabila obat lain tidak dapat digunakan. Efek samping dari obat ini antara lain adalah mual, lelah, diare dan pneumonia. Obat ini dapat menyebabkan kecacatan pada janin. Untuk itu, baik wanita maupun pasangannya harus menghentikan penggunaan obat ini minimal 6 minggu sebelum merencanakan kehamilan. g>Cyclosporine dan tacrolimus. Kedua obat ini dapat digunakan untuk mengatasi fistula yang disebabkan oleh penyakit Crohn. Efek samping dari cyclosporine cukup berbahaya sehingga tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang. g>Natalizumab dan vedolizumab. Dalam mengobati penyakit Crohn, kedua obat ini bekerja dengan cara menghentikan respons sel imun terhadap integrin. Dengan pemberian natalizumab dan vedolizumab, sel-sel imun dapat dicegah dari menempel pada dinding usus sehingga mengurangi inflamasi. Perlu diperhatikan bahwa natalizumab dan vedolizumab hanya digunakan pada penyakit Crohn berat yang tidak dapat diatasi dengan obat lain.
  • Antibiotik. Antibiotik dapat mengurangi pengeluaran cairan pada fistula serta mengobati abses yang diakibatkan oleh penyakit Crohn. Antibiotik juga diperkirakan dapat membentu meringankan penyakit Crohn dengan cara mengurangi populasi bakteri jahat yang merangsang respons sistem imun pada usus. Perlu diingat bahwa tujuan pemberian antibiotik adalah untuk mencegah terjadinya infeksi pada penderita penyakit Crohn jika dirasa penderita memiliki risiko tersebut. Dua jenis antibiotik yang umumnya digunakan pada penderita penyakit Crohn adalah metrodinazole dan ciprofloxacin.

Untuk meringankan gejala penyakit Crohn dan menurunkan risiko komplikasi akibat penyakit tersebut, dokter juga dapat merekomendasikan beberapa obat seperti:

  • Antidiare, misalnya psyllium atau metilselulosa. Untuk diare yang lebih berat dapat diberikan loperamide.
  • Penghilang rasa sakit. Untuk nyeri ringan, dokter biasanya akan menyarankan paracetamol. Sedangkan ibuprofen dan sodium naproxen tidak diperbolehkan karena dapat memperparah gejala penyakit Crohn.
  • Suplemen zat besi dan vitamin B12. kedua suplemen tersebut dapat mengurangi munculnya anemia akibat penyerapan zat besi dan vitamin B12 yang tidak baik akibat penyakit Crohn.
  • Suplemen vitamin D dan kalsium, untuk menurunkan risiko osteoporosis.

Masa remisi bisa dijalani dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu maupun tidak. Jika pasien memilih untuk tetap mengkonsumsi obat, kortikosteroid tidak dianjurkan digunakan pada masa remisi.

Beberapa makanan diduga bisa meningkatkan gejala yang dialami oleh penderita penyakit Crohn, meski hingga saat ini tidak ada bukti yang jelas tentang kaitan makanan dengan penyakit ini.

Jika ada makanan yang diduga memperburuk gejala yang dialami, pasien diharuskan untuk menghindari makanan tersebut. Tapi tidak disarankan untuk menghilangkan sepenuhnya jenis makanan dengan nutrisi tertentu, misalnya biji-bijian atau makan yang mengandung gula.

Bagi orang yang merokok, berhenti dari kebiasaan buruk tersebut akan meringankan gejala yang dialami dan membantu menjaga kondisi tetap berada di masa remisi.

Komplikasi Akibat Crohn’s Disease

Berikut ini adalah beberapa komplikasi yang mungkin terjadi akibat penyakit Crohn, di antaranya:

  • Fistula. Fistula adalah saluran yang terbentuk dari tukak pada dinding saluran pencernaaan, yang menembus bagian lain dari saluran cerna atau bahkan menembus kandung kemih, vagina, anus, atau kulit. Akibatnya dapat menimbulkan nyeri konstan, demam, kotoran yang mengandung darah atau nanah, bahkan kebocoran kotoran di pakaian dalam.
  • Penyumbatan saluran pencernaan. Penyakit Crohn dapat mempertebal dinding usus halus dan memicu penyumbatan aliran makanan. Untuk menghilangkan komplikasi ini dapat dilakukan pembedahan.
  • Ulkus. Peradangan kronis pada usus dapat menimbulkan ulkus atau tukak di berbagai organ pencernaan, termasuk di mulut, usus, anus, dan juga organ genital.
  • Malnutrisi. Diare, nyeri perut, serta kram perut dapat menyebabkan penderita mengalami kesulitan makan dan mencerna makanan. Kondisi ini dapat mengganggu penyerapan nutrisi sehingga menyebabkan penderita kekurangan nutrisi.
  • Osteoporosis. Ini merupakan kondisi ketika kualitas kepadatan tulang menurun akibat usus yang tidak dapat menyerap nutrisi makanan dengan baik. Selain itu, kondisi ini juga berisiko terjadi akibat pemakaian obat-obatan kortikosteroid.
  • Anemia defisiensi besi. Perdarahan yang terjadi di saluran pencernaan akibat penyakit Crohn bisa mengakibatkan terjadinya anemia defisiensi besi. Gejalanya bisa berupa kelelahan, sesak napas, dan wajah
  • Anemi defisiensi vitamin B12 atau folat. Penderita yang mengalami komplikasi ini akan tampak lelah dan kurang berenergi. Gagalnya penyerapan vitamin dan mineral oleh tubuh juga bisa memicu terjadinya mala
  • Kanker Usus. Penyakit Crohn yang menyerang usus besar akan meningkatkan risiko kanker usus besar.
Loading...

Daftar Penyakit SelainPenyakit Crohn's Disease

#Nama PenyakitNama penyakit
1Ablasi Retina

Ablasi retina adalah kondisi ketika retina (lapisan tipis yang terletak di bagian belakang mata...

2Abses Payudara

Abses payudara adalah benjolan yang terbentuk di payudara karena berkumpulnya nanah dan terasa ...

3Achondroplasia

Achondroplasia merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan dwarfisme atau tubuh kerdil dan term...

4ADHD

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan jangka panj...

5Akalasia

Akalasia adalah kondisi di mana kerongkongan (esofagus) kehilangan kemampuan untuk mendorong ma...

6Albinisme

Albinisme adalah suatu kelainan yang terjadi sejak lahir yang mana penderitanya mengalami kekuran...

7Alergi

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun seb...

8Alergi Dingin

Alergi dingin atau dalam istilah medis disebut urtikaria dingin adalah reaksi kulit terhadap ding...

9Alergi Kacang

Alergi kacang adalah reaksi alergi yang terjadi akibat tubuh menyalahartikan makanan berbahan das...

10Alergi Makanan

Alergi makanan adalah reaksi alergi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh kita keliru meresp...

11Alergi Obat

Alergi obat adalah reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap obat-obatan tertentu yang An...

12Alergi Susu

Alergi susu adalah sebuah bentuk respons alami dari sistem kekebalan tubuh terhadap susu dan prod...

13Alergi Telur

Alergi telur adalah salah satu jenis reaksi yang tidak biasa dari sistem kekebalan tubuh terhadap...

14Amnesia

Amnesia atau hilang ingatan adalah istilah yang digunakan saat seseorang tidak bisa mengingat inf...

15Amputasi

Amputasi adalah operasi pemotongan bagian tubuh, misalnya jari, lengan, atau kaki. Operasi ini ...

16Anemia

Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk ...

17Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah kondisi kekurangan nutrisi zat besi yang mengakibatkan penurunan ju...

18Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Folat

Anemia defisiensi vitamin B12 atau folat (vitamin B9) adalah kondisi yang berkembang ketika tubuh...

19Anemia Hemolitik

Anemia hemolitik adalah kondisi di mana hancurnya sel darah merah (eritrosit) lebih cepat dibandi...

20Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit adalah kondisi anemia di mana terdapat ketidaknormalan bentuk sel darah merah, d...

21Angin Duduk

Angin duduk atau angina adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada dada akibat otot-ot...

22Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah penyakit kronis yang menyebabkan tulang belakang mengalami peradang...

23Angina Pektoris

Angina pektroris (angina) adalah rasa nyeri pada dada yang terjadi saat aliran darah dan oksigen...

24Anoreksia Nervosa

Anoreksia nervosa merupakan suatu masalah kesehatan jiwa yang mana pengidapnya terobsesi untuk me...

25Anthrax

Anthrax adalah penyakit serius dan langka yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthrac...

26Aritmia

Aritmia adalah masalah pada irama jantung ketika organ tersebut berdetak terlalu cepat, terlalu l...

27Ascariasis

Ascariasis adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang. Cacing ini adalah jenis parasit yan...

28Asma

Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai denga...

29Astigmatisme

Astigmatisme adalah gangguan penglihatan yang diakibatkan cacat pada kelengkungan lensa atau korn...

30Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah penyempitan dan penebalan arteri karena penumpukan plak pada dinding arteri...

31Atresia Ani

Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir. Pada kondisi ini, perkembang...

32Autisme

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gang...

33Balanitis

Balanitis adalah peradangan pada ujung kepala penis (glans penis) yang diseba...

34Barotrauma

Barotrauma adalah kerusakan jaringan akibat perbedaan tekanan dalam tubuh dengan tekanan udara di...

35Batu Empedu

Batu empedu adalah batuan kecil yang berasal dari kolesterol, dan terbentuk di saluran empedu man...

36Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupa...

37Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih atau bladder calculi adalah batu yang terbentuk dari endapa...

38Batu Kelenjar Air Liur

Batu kelenjar air liur atau sialothiasis adalah pengerasan atau kalsifikasi za...

39Batuk Darah

Batuk darah atau hemoptisis adalah keadaan ketika seseorang mengalami batuk yang disertai darah. ...

40Batuk Kronis

Batuk kronis adalah batuk yang berlangsung dalam jangka waktu lama, yaitu sekitar dua bulan atau ...

41Batuk Rejan

Batuk rejan atau pertusis adalah infeksi bakteri pada paru-paru dan saluran pernapasan yang mudah...

42Batuk Batuk

Batuk adalah respons alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan saluran napas jika terdapat gangg...

43Bedbugs

Bedbugs, atau dikenal juga dengan sebutan kutu kasur, adalah serangga parasit berukuran kecil ber...

44Bell s Palsy

Bell's Palsy adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah yang yang be...

45Biang Keringat

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan bisa menyebabk...

46Bidai Tulang Kering

Bidai tulang kering (shin splints) adalah istilah umum untuk menggambarkan rasa sakit di...

47Biduran

Biduran atau urtikaria adalah reaksi kulit yang ditandai dengan bilur berwarna merah atau putih y...

48Bintitan

Bintitan atau yang dalam bahasa medis disebut hordeolum adalah kondisi ketika bintil menyakitkan ...

49Bisul

Bisul adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah. Benjolan ini muncul ak...

50Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada tepi kelopak mata yang menyebabkan bagian tersebut jadi terliha...

51Blighted Ovum

Blighted ovum (anembryonic gestation) atau kehamila...

52Botak

Botak atau istilah medisnya alopecia adalah kerontokan rambut yang umumnya bersifat permanen. Sal...

53Botulisme

Botulisme adalah kondisi keracunan serius yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan bakteri ...

54BPD (Borderline Personality Disorder)

Borderline personality disorder (BPD) atau gangguan kepribadian ambang adalah sebua...

55BPH (Benign Prostatic Hyperplasia)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak adalah kondisi ket...

56Bradikardia

Bradikardia adalah kondisi di mana jantung penderita berdetak lebih lambat dari kondisi normal. U...

57Bronkiolitis

Bronkiolitis adalah infeksi saluran napas yang menyebabkan terjadinya radang dan penyumbatan di d...

58Bronkitis

Bronkitis adalah infeksi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru atau bronkus yang menyebabk...

59Brucellosis

Brucellosis adalah infeksi yang disebabkan bakteri yang berasal dari hewan ke manusia. Menurut da...

60Bruxism

Bruxism adalah kondisi dimana seseorang seringkali menggemeretakkan, menekan, atau menggesekkan g...

61Bulimia

Bulimia nervosa atau bulimia adalah salah satu jenis gangguan pola makan yang serius dan berpoten...

62Bursitis

Bursitis adalah peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada bursa, yaitu kantong berisi cairan...

63Buta Warna

Buta warna adalah berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna yang umumnya diturunkan kepada...

64Cacar Air

Penyakit cacar air, secara medis disebut varisela, umumnya diderita oleh anak-anak berusia di baw...

65Cacing Kremi

Cacing kremi adalah cacing parasit kecil yang menjangkiti usus besar manusia. Parasit bernama lat...

66Campak

Campak adalah infeksi virus yang ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh dan sangat menul...

67Candidiasis

Candidiasis adalah infeksi akibat jamur Candida. Jamur ini memiliki lebih dari 20 j...

68Cantengan

Cantengan adalah kondisi yang mana sudut ujung jari menjadi bengkak, sakit, dan berwarna kemeraha...

69Cedera Hamstring

Cedera hamstring adalah cedera yang menimpa tiga kelompok otot yang ada di paha bagian belakang. ...

70Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera saraf tulang belakang atau spinal cord injury adalah luka atau kerusaka...

71Cegukan

Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti ‘hik’ akibat menutupnya pi...

72Chlamydia

Chlamydia adalah penyakit menular seksual yang ditularkan melalui hubungan seks tanpa menggunakan...

73Cholangiocarcinoma

Cholangiocarcinoma atau kanker saluran empedu adalah sel kanker yang tumbuh pada sa...

74Cholangitis

Cholangitis adalah infeksi yang terjadi pada saluran empedu (saluran yang dilewati oleh cairan em...

75Craniosynostosis

Craniosynostosis adalah sebuah kelainan di tulang tengkorak yang menyebabkan bentuk...

76Crohn's Disease

Crohn’s disease atau penyakit Crohn adalah salah satu penyakit...

77Croup

Croup adalah salah satu jenis infeksi saluran pernapasan yang umumnya dialami anak-anak berusia e...

78CTS(Carpal Tunnel Syndrome)

Carpal tunnel syndrome atau CTS (sindrom terowongan/lorong karpal)adalah kondisi y...

79Cutaneous Larva Migrans

Cutaneous larva migrans(CLM)adalah infeksi yang diakibatkan oleh parasit cacing pada kulit.Jen...

80Cystic Fibrosis

Cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di d...

81Cystitis

Cystitis adalah inflamasi atau peradangan pada kandung kemih.Bakteri merupakan penyebab utama pa...

82Deep Vein Thrombosis

Deep vein thrombosis(DVT)atau trombosis vena dalam adalah penggumpalan darah yang terjadi di da...

83Defek Septum Ventrikel

Defek septum ventrikel atau ventricular septal defect (VSD)adalah kelainan ja...

84Defisiensi Glukosa 6 Fosfat Dehidrogenase(G6PD Deficiency)

Defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase(G6PD deficiency)adalah suatu kelainan g...

85Degenerasi Makula

Degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD/ARMD)adalah penu...

86Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan,se...

87Delirium

Delirium adalah gangguan mental serius yang menyebabkan penderita mengalami kebingungan parah dan...

88Demam

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius.Demam merupakan b...

89Demam Berdarah

Demam dengue atau yang dikenal secara umum oleh masyarakat Indonesia sebagai demam berdarah merup...

90Demam Kelenjar

Demam kelenjar adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr(EBV).Infeksi ditula...

91Demam Kuning

Demam kuning adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui perantara nyamuk....

92Demam Pada Anak

Demam bukanlah sebuah penyakit tetapi merupakan sebuah gejala.Demam terjadi ketika sistem kekeba...

93Demam Reumatik

Demam reumatik adalah komplikasi yang terjadi ketika infeksi akibat bakteri streptokokus grup A t...

94Demam Scarlet

Demam scarlet atau scarlatina adalah demam yang disertai ruam merah pada kulit yang disebabkan in...

95Demensia

Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak,seperti ber...

96Dengkur

Dengkur adalah getaran yang dihasilkan oleh aliran udara yang melewati saluran pernapasan yang te...

97Depresi

Depresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi sedikitnya selama dua minggu ata...

98Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit,ditandai dengan ruam gatal kemerahan,yang muncul...

99Dermatitis Numularis

Dermatitis numularis merupakan suatu penyakit pada kulit yang ditandai dengan nyeri atau pedih pa...

100Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang biasanya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang...