Website Dijual, Hub: medicalclinicid@gmail.com
Berikut Ini Penjelasan Penyakit BPH (Benign Prostatic Hyperplasia)

Berikut Penjelasan dari Pengertian penyakit BPH (Benign Prostatic Hyperplasia), Gejala penyakit BPH (Benign Prostatic Hyperplasia), Penyebab penyakit BPH (Benign Prostatic Hyperplasia), Diagnosis penyakit BPH (Benign Prostatic Hyperplasia), Penanganan penyakit BPH (Benign Prostatic Hyperplasia) , Pengobatan penyakit BPH (Benign Prostatic Hyperplasia)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak adalah kondisi ketika kelenjar prostat mengalami pembengkakan, namun tidak bersifat kanker. Kelenjar prostat merupakan sebuah kelenjar berukuran kecil yang terletak pada rongga pinggul antara kandung kemih dan penis.

Kelenjar prostat menghasilkan cairan yang berfungsi untuk menyuburkan dan melindungi sel-sel sperma. Pada saat terjadi ejakulasi, prostat akan berkontraksi sehingga cairan tersebut akan dikeluarkan bersamaan dengan sperma, hingga menghasilkan cairan semen.

Karena kelenjar prostat hanya dimiliki oleh pria, maka tentu saja seluruh penderita BPH adalah pria. Umumnya pria yang terkena kondisi ini berusia di atas 50 tahun. Banyak penderita yang berpikiran bahwa menderita BPH berarti memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker prostat. Ternyata anggapan ini tidak benar, karena hingga saat ini masih belum ditemukan keterkaitan antara BPH terhadap peningkatan risiko kanker prostat.

Gejala BPH

Berikut ini gejala-gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita pembesaran prostat jinak (BPH):

  • Selalu ingin berkemih, terutama pada malam hari.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Inkontinensia urine atau beser.
  • Sulit mengeluarkan urine.
  • Mengejan pada waktu berkemih.
  • Aliran urine tersendat-sendat.
  • Mengeluarkan urine yang disertai darah.
  • Merasa tidak tuntas setelah berkemih.

Munculnya gejala-gejala tersebut disebabkan oleh tekanan pada kandung kemih dan uretra ketika kelenjar prostat mengalami pembesaran.

Konsultasi pada dokter disarankan jika seseorang merasakan gejala BPH, meski ringan. Pemeriksaan sangat diperlukan mengingat ada beberapa kondisi lain yang gejalanya sama dengan BPH, di antaranya:

  • Prostatitis atau radang prostat.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Penyempitan uretra.
  • Penyakit batu ginjal dan batu kandung kemih.
  • Bekas luka operasi pada leher kandung kemih.
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker prostat.
  • Gangguan pada saraf yang mengatur aktivitas kandung kemih.

Penyebab BPH

Sebenarnya penyebab persis pembesaran prostat jinak (BPH) masih belum diketahui. Namun kondisi ini diperkirakan terjadi karena adanya perubahan pada kadar hormon seksual akibat proses penuaan.

Secara umum, prostat akan terus tumbuh seumur hidup. Pada beberapa kasus, prostat akan terus berkembang dan mencapai ukuran yang cukup besar sehingga secara bertahap akan menghimpit uretra. Uretra yang terjepit ini menyebabkan urine susah keluar, sehingga terjadilah gejala-gejala BPH seperti yang telah disebutkan di atas.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena BPH adalah:

  • Kurang berolahraga dan obesitas.
  • Faktor penuaan.
  • Menderita penyakit jantung atau diabetes.
  • Efek samping obat-obatan penghambat beta (beta blockers).
  • Keturunan.

Diagnosis BPH

Dalam mendiagnosis pembengkakan prostat jinak (BPH), dokter akan menanyakan gejala yang dirasakan oleh pasien terlebih dahulu, misalnya:

  • Apakah aliran urine sering lemah atau tersendat-sendat?
  • Seberapa sering pasien merasa berkemih tidak sepenuhnya tuntas?
  • Seberapa sering pasien terbangun di malam hari untuk berkemih?
  • Seberapa sering pasien mengejan untuk mulai berkemih?
  • Apakah pasien sering sulit menahan keinginan untuk berkemih?
  • Apakah pasien berkemih lebih dari satu kali dalam kurun waktu dua jam?

Guna mengetahui ukuran kelenjar prostat secara fisik, dokter akan melakukan pemeriksaan colok dubur.

Tes lebih lanjut

Ada beberapa jenis tes lanjutan yang bisa dilakukan untuk mendiagnosis BPH, antara lain:

  • Tes urine. Tes ini dilakukan jika dokter mencurigai gejala yang dirasakan oleh pasien bukan disebabkan oleh BPH, melainkan oleh kondisi lainnya, seperti infeksi saluran kemih atau batu ginjal.
  • Biopsi prostat. Dokter akan mengambil sampel jaringan prostat pasien untuk diperiksa secara seksama di laboratorium.
  • Tes darah. Komponen yang diperiksa dalam tes ini adalah protein prostat spesifik antigen (PSA), yaitu suatu protein yang dihasilkan Jika kadar PSA pasien tinggi, maka kemungkinan pasien menderita BPH juga akan besar. Jika kenaikan tersebut terjadi secara signifikan, maka risiko pasien untuk terkena kanker prostat juga ada.
  • Tes kelancaran aliran urine. Dalam pemeriksaan ini, dokter akan memasukkan kateter yang dilengkapi kamera ke dalam saluran kemih pasien. Melalui monitor, dokter akan dapat melihat besarnya tekanan di dalam kandung kemih dan seberapa baik kinerja organ tersebut saat pasien berkemih.
  • Tes neurologi. Dokter akan memeriksa secara singkat kesehatan mental serta sistem saraf pasien untuk membantu mendiagnosis adanya gangguan buang air kecil karena penyebab lain selain pembesaran prostat.
  • CT urogram. Metode pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui keadaan saluran kemih pasien, misalnya apakah ada kerusakan pada saluran tersebut atau apakah ada penyumbatan yang disebabkan kondisi selain BPH, seperti penyakit batu kandung kemih atau batu ginjal.
  • Pielografi intravena. Pada prosedur ini, dokter menyuntikkan bahan kontras melalui pembuluh darah lalu mengambil gambaran ginjal dengan foto Rontgen, untuk memeriksa fungsi ginjal dan aliran urine dari ginjal menuju kandung kemih.
  • USG transrektal atau USG melalui dubur. Melalui pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara ini, dokter akan mendapatkan gambar kelenjar prostat dan bagian di sekelilingnya secara lebih rinci guna mengetahui apakah pasien menderita BPH atau kondisi lainnya seperti kanker.
  • Sistoskopi. Dokter akan memasukkan sistoskop untuk memeriksa keadaan uretra dan kandung kemih dari dalam.

Selain untuk memastikan bahwa gejala yang dirasakan oleh pasien adalah akibat BPH dan bukan disebabkan oleh kondisi-kondisi lainnya, tes-tes lebih lanjut juga dapat membantu dokter memberikan pengobatan yang tepat.

Pengobatan BPH

Penanganan BPH berbeda-beda pada setiap penderitanya. Dokter akan memilih jenis penanganan yang paling sesuai berdasarkan beberapa faktor seperti:

  • Kondisi kesehatan penderita secara umum.
  • Tingkat ketidaknyamanan yang dirasakan oleh penderita.
  • Usia penderita.
  • Ukuran prostat.

Penanganan pembesaran prostat jinak (BPH) sendiri dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu penanganan BPH dengan gejala ringan dan penanganan BPH dengan gejala sedang hingga parah.

BPH ringan biasanya cukup ditangani dengan obat-obatan, terapi menahan berkemih, dan perubahan gaya hidup.

Obat-obatan

Obat BPH yang sering digunakan adalah dutasteride dan finasteride. Obat yang mampu menurunkan ukuran prostat dan meredakan gejala BPH ini bekerja dengan cara menghambat efek dari hormon dihidrotestosteron. Namun penggunaan kedua obat ini tidak boleh sembarangan dan harus melalui petunjuk dari dokter karena memiliki efek samping yang cukup serius. Beberapa efek samping dari dutasteride dan finasteride adalah turunnya kuantitas sperma, impotensi, dan risiko cacat bayi jika penderita menghamili perempuan saat sedang menjalani pengobatan dengan kedua obat ini.

Selain dutasteride dan finasteride, obat BPH lainnya yang juga sering digunakan adalah golongan penghambat alfa, seperti alfuzosin dan tamsulosin. Obat penghambat alfa ini biasanya dikombinasikan dengan finasteride. Obat ini mampu memperlancar laju urine dengan cara melemaskan otot-otot kandung kemih. Efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi alfuzosin dan tamsulosin adalah badan lemas, sakit kepala, dan turunnya kuantitas sperma. Sedangkan efek samping yang lebih serius dari kedua obat ini adalah berupa risiko terjadinya hipotensi (tekanan darah rendah) atau bahkan pingsan.

Selain obat-obatan di atas, dokter juga dapat meresepkan obat disfungsi ereksi, seperti tadalafil, untuk menangani kasus pembesaran prostat yang menyebabkan penderitanya mengalami disfungsi ereksi.

Terapi menahan kemih

Terapi ini dilakukan di bawah bimbingan medis. Di dalam terapi ini pasien akan diajarkan bagaimana cara menahan keinginan berkemih setidaknya dalam jeda waktu dua jam antara tiap berkemih, termasuk diajarkan bagaimana cara mengatur pernapasan, mengalihkan pikiran ingin berkemih, serta relaksasi otot.

Perubahan gaya hidup

Perubahan gaya hidup yang dimaksud adalah dengan:

  • Mulai berolahraga secara teratur, misalnya berjalan kaki tiap hari selama setengah hingga satu jam.
  • Mulai mengurangi atau berhenti mengonsumsi kafein dan minuman keras.
  • Mencari jadwal minum obat yang tepat agar terhindari dari nokturia (meningkatnya frekuensi buang air kecil sepanjang malam).
  • Mulai membiasakan diri untuk tidak minum apa pun dua jam sebelum waktu tidur agar terhindar dari nokturia.

Sedangkan cara untuk menangani BPH dengan tingkat keparahan gejala sedang hingga parah adalah melalui operasi, yaitu:

  • Reseksi prostat transuretral (TURP). Prosedur yang dilakukan dengan bantuan alat yang disebut resektoskop ini bertujuan untuk menurunkan tekanan pada kandung kemih dengan cara menghilangkan kelebihan jaringan prostat. Efek samping operasi TURP adalah pembengkakan uretra. Karena itu pasien yang menjalani TURP biasanya tidak akan bisa berkemih secara normal selama dua hari dan harus dibantu dengan menggunakan kateter. Alat ini akan dilepas dokter setelah kondisi uretra pulih kembali. Selain efek samping, operasi TURP juga dapat menimbulkan komplikasi berupa ejakulasi retrograde, yaitu sperma tidak akan mengalir melalui penis melainkan masuk ke dalam kandung kemih.
  • Vaporisasi prostat transuretral (TUVP). Tujuan prosedur ini hampir sama dengan TURP. Namun dalam TUVP, bagian prostat yang ditangani akan dihancurkan dan tidak dipotong. Jika penghancuran jaringan prostat dalam prosedur TUVP dibantu dengan sinar laser, maka metode tersebut dinamakan photovaporization (PVP).
  • Transurethral microwave thermotherapy (TUMT). Dokter akan memasukkan alat yang dapat memancarkan gelombang mikro ke area prostat melalui uretra. Energi gelombang mikro dari alat tersebut akan menghancurkan bagian dalam dari kelenjar prostat yang membesar, sehingga mengecilkan ukuran prostat serta memperlancar aliran urine. Prosedur ini umumnya hanya dilakukan untuk BPH yang ukurannya tidak terlalu besar dan sifatnya hanya sementara, sehingga seringkali dibutuhkan TUMT ulangan.
  • Transurethral needle ablation (TUNA). Dokter akan menancapkan jarum-jarum pada kelenjar prostat pasien, kemudian gelombang radio akan dialirkan pada jarum-jarum tersebut. Efeknya, jaringan prostat yang menghalangi aliran urine akan memanas dan hancur. Sama seperti TUMT, tindakan ini hanya bersifat sementara sehingga dibutuhkan terapi ulangan.
  • Insisi prostat transuretral (TUIP). Prosedur ini menggunakan alat yang sama dengan TURP, yaitu resektoskop. Namun pada TUIP, dokter akan memperluas saluran uretra agar urine bisa mengalir secara lancar dengan cara membuat irisan pada otot persimpangan antara kandung kemih dan prostat. Efek samping prosedur ini sama dengan TURP, yaitu pasien tidak akan bisa berkemih secara normal selama waktu tertentu dan harus dibantu dengan menggunakan kateter. Prosedur ini berisiko lebih rendah dalam menyebabkan ejakulasi retrograde.
  • Prostatektomi terbuka. Di dalam prosedur ini, dokter akan mengangkat prostat secara langsung melalui irisan yang dibuat pada perut. Prosedur ini awalnya dianggap sebagai prosedur paling efektif untuk mengobati kasus BPH parah. Namun seiring munculnya metode lain, seperti operasi prostat transuretral, prostatektomi terbuka jarang lagi digunakan pada saat ini.
  • Holmium laser enucleation of the prostate (HoLEP). Tujuan prosedur ini sama seperti TURP, yaitu untuk menurunkan tekanan pada kandung kemih dengan cara menghilangkan kelebihan jaringan prostat. Di dalam HoLEP, jaringan prostat berlebih akan dihilangkan dengan sinar laser dari sebuah alat khusus yang dimasukkan melalui uretra.
  • Prostatic urethral lift implants. Tujuan dilakukannya prosedur ini adalah untuk meredakan gejala-gejala gangguan berkemih dengan cara mengganjal pembesaran prostat agar tidak menyumbat saluran uretra menggunakan sebuah implan kecil. Dibandingkan dengan TURP atau TUIP, risiko terjadinya efek samping berupa gangguan fungsi seksual dan kerusakan jaringan dalam prosedur prostatic urethral lift implants terbilang lebih kecil.

Komplikasi BPH

Pembesaran prostat jinak (BPH) kadang-kadang dapat mengarah pada komplikasi akibat ketidakmampuan kandung kemih dalam mengosongkan urin. Beberapa komplikasi yang mungkin dapat timbul antara lain:

  • Infeksi saluran kemih.
  • Penyakit batu kandung kemih.
  • Retensi urin akut atau ketidakmampuan berkemih.
  • Kerusakan kandung kemih dan ginjal.

Komplikasi-komplikasi tersebut dapat muncul apabila pembesaran prostat jinak yang terjadi tidak diobati secara efektif.

Pencegahan BPH

Risiko pembesaran prostat jinak (BPH) dapat dicegah melalui konsumsi makanan yang kaya akan serat dan protein, serta rendah lemak. Berikut ini contoh-contoh makanan dengan kadar serat tinggi:

  • Kacang hijau
  • Beras merah
  • Gandum
  • Brokoli
  • Kubis
  • Lobak
  • Bayam
  • Apel

Berikut ini contoh-contoh makanan dengan kadar protein tinggi:

  • Ikan
  • Telur
  • Kacang kedelai
  • Susu rendah lemak
  • Dada ayam
  • Keju


Daftar Penyakit SelainPenyakit BPH (Benign Prostatic Hyperplasia)


# Nama Penyakit Nama penyakit
1 Ablasi Retina

Ablasi retina adalah kondisi ketika retina (lapisan tipis yang terletak di bagian belakang mata...

2 Abses Payudara

Abses payudara adalah benjolan yang terbentuk di payudara karena berkumpulnya nanah dan terasa ...

3 Achondroplasia

Achondroplasia merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan dwarfisme atau tubuh kerdil dan term...

4 ADHD

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan jangka panj...

5 Akalasia

Akalasia adalah kondisi di mana kerongkongan (esofagus) kehilangan kemampuan untuk mendorong ma...

6 Albinisme

Albinisme adalah suatu kelainan yang terjadi sejak lahir yang mana penderitanya mengalami kekuran...

7 Alergi

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun seb...

8 Alergi Dingin

Alergi dingin atau dalam istilah medis disebut urtikaria dingin adalah reaksi kulit terhadap ding...

9 Alergi Kacang

Alergi kacang adalah reaksi alergi yang terjadi akibat tubuh menyalahartikan makanan berbahan das...

10 Alergi Makanan

Alergi makanan adalah reaksi alergi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh kita keliru meresp...

11 Alergi Obat

Alergi obat adalah reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap obat-obatan tertentu yang An...

12 Alergi Susu

Alergi susu adalah sebuah bentuk respons alami dari sistem kekebalan tubuh terhadap susu dan prod...

13 Alergi Telur

Alergi telur adalah salah satu jenis reaksi yang tidak biasa dari sistem kekebalan tubuh terhadap...

14 Amnesia

Amnesia atau hilang ingatan adalah istilah yang digunakan saat seseorang tidak bisa mengingat inf...

15 Amputasi

Amputasi adalah operasi pemotongan bagian tubuh, misalnya jari, lengan, atau kaki. Operasi ini ...

16 Anemia

Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk ...

17 Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah kondisi kekurangan nutrisi zat besi yang mengakibatkan penurunan ju...

18 Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Folat

Anemia defisiensi vitamin B12 atau folat (vitamin B9) adalah kondisi yang berkembang ketika tubuh...

19 Anemia Hemolitik

Anemia hemolitik adalah kondisi di mana hancurnya sel darah merah (eritrosit) lebih cepat dibandi...

20 Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit adalah kondisi anemia di mana terdapat ketidaknormalan bentuk sel darah merah, d...

21 Angin Duduk

Angin duduk atau angina adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada dada akibat otot-ot...

22 Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah penyakit kronis yang menyebabkan tulang belakang mengalami peradang...

23 Angina Pektoris

Angina pektroris (angina) adalah rasa nyeri pada dada yang terjadi saat aliran darah dan oksigen...

24 Anoreksia Nervosa

Anoreksia nervosa merupakan suatu masalah kesehatan jiwa yang mana pengidapnya terobsesi untuk me...

25 Anthrax

Anthrax adalah penyakit serius dan langka yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthrac...

26 Aritmia

Aritmia adalah masalah pada irama jantung ketika organ tersebut berdetak terlalu cepat, terlalu l...

27 Ascariasis

Ascariasis adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang. Cacing ini adalah jenis parasit yan...

28 Asma

Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai denga...

29 Astigmatisme

Astigmatisme adalah gangguan penglihatan yang diakibatkan cacat pada kelengkungan lensa atau korn...

30 Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah penyempitan dan penebalan arteri karena penumpukan plak pada dinding arteri...

31 Atresia Ani

Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir. Pada kondisi ini, perkembang...

32 Autisme

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gang...

33 Balanitis

Balanitis adalah peradangan pada ujung kepala penis (glans penis) yang diseba...

34 Barotrauma

Barotrauma adalah kerusakan jaringan akibat perbedaan tekanan dalam tubuh dengan tekanan udara di...

35 Batu Empedu

Batu empedu adalah batuan kecil yang berasal dari kolesterol, dan terbentuk di saluran empedu man...

36 Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupa...

37 Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih atau bladder calculi adalah batu yang terbentuk dari endapa...

38 Batu Kelenjar Air Liur

Batu kelenjar air liur atau sialothiasis adalah pengerasan atau kalsifikasi za...

39 Batuk Darah

Batuk darah atau hemoptisis adalah keadaan ketika seseorang mengalami batuk yang disertai darah. ...

40 Batuk Kronis

Batuk kronis adalah batuk yang berlangsung dalam jangka waktu lama, yaitu sekitar dua bulan atau ...

41 Batuk Rejan

Batuk rejan atau pertusis adalah infeksi bakteri pada paru-paru dan saluran pernapasan yang mudah...

42 Batuk Batuk

Batuk adalah respons alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan saluran napas jika terdapat gangg...

43 Bedbugs

Bedbugs, atau dikenal juga dengan sebutan kutu kasur, adalah serangga parasit berukuran kecil ber...

44 Bell s Palsy

Bell's Palsy adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah yang yang be...

45 Biang Keringat

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan bisa menyebabk...

46 Bidai Tulang Kering

Bidai tulang kering (shin splints) adalah istilah umum untuk menggambarkan rasa sakit di...

47 Biduran

Biduran atau urtikaria adalah reaksi kulit yang ditandai dengan bilur berwarna merah atau putih y...

48 Bintitan

Bintitan atau yang dalam bahasa medis disebut hordeolum adalah kondisi ketika bintil menyakitkan ...

49 Bisul

Bisul adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah. Benjolan ini muncul ak...

50 Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada tepi kelopak mata yang menyebabkan bagian tersebut jadi terliha...

51 Blighted Ovum

Blighted ovum (anembryonic gestation) atau kehamila...

52 Botak

Botak atau istilah medisnya alopecia adalah kerontokan rambut yang umumnya bersifat permanen. Sal...

53 Botulisme

Botulisme adalah kondisi keracunan serius yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan bakteri ...

54 BPD (Borderline Personality Disorder)

Borderline personality disorder (BPD) atau gangguan kepribadian ambang adalah sebua...

55 BPH (Benign Prostatic Hyperplasia)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak adalah kondisi ket...

56 Bradikardia

Bradikardia adalah kondisi di mana jantung penderita berdetak lebih lambat dari kondisi normal. U...

57 Bronkiolitis

Bronkiolitis adalah infeksi saluran napas yang menyebabkan terjadinya radang dan penyumbatan di d...

58 Bronkitis

Bronkitis adalah infeksi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru atau bronkus yang menyebabk...

59 Brucellosis

Brucellosis adalah infeksi yang disebabkan bakteri yang berasal dari hewan ke manusia. Menurut da...

60 Bruxism

Bruxism adalah kondisi dimana seseorang seringkali menggemeretakkan, menekan, atau menggesekkan g...

61 Bulimia

Bulimia nervosa atau bulimia adalah salah satu jenis gangguan pola makan yang serius dan berpoten...

62 Bursitis

Bursitis adalah peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada bursa, yaitu kantong berisi cairan...

63 Buta Warna

Buta warna adalah berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna yang umumnya diturunkan kepada...

64 Cacar Air

Penyakit cacar air, secara medis disebut varisela, umumnya diderita oleh anak-anak berusia di baw...

65 Cacing Kremi

Cacing kremi adalah cacing parasit kecil yang menjangkiti usus besar manusia. Parasit bernama lat...

66 Campak

Campak adalah infeksi virus yang ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh dan sangat menul...

67 Candidiasis

Candidiasis adalah infeksi akibat jamur Candida. Jamur ini memiliki lebih dari 20 j...

68 Cantengan

Cantengan adalah kondisi yang mana sudut ujung jari menjadi bengkak, sakit, dan berwarna kemeraha...

69 Cedera Hamstring

Cedera hamstring adalah cedera yang menimpa tiga kelompok otot yang ada di paha bagian belakang. ...

70 Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera saraf tulang belakang atau spinal cord injury adalah luka atau kerusaka...

71 Cegukan

Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti ‘hik’ akibat menutupnya pi...

72 Chlamydia

Chlamydia adalah penyakit menular seksual yang ditularkan melalui hubungan seks tanpa menggunakan...

73 Cholangiocarcinoma

Cholangiocarcinoma atau kanker saluran empedu adalah sel kanker yang tumbuh pada sa...

74 Cholangitis

Cholangitis adalah infeksi yang terjadi pada saluran empedu (saluran yang dilewati oleh cairan em...

75 Craniosynostosis

Craniosynostosis adalah sebuah kelainan di tulang tengkorak yang menyebabkan bentuk...

76 Crohn's Disease

Crohn’s disease atau penyakit Crohn adalah salah satu penyakit ...

77 Croup

Croup adalah salah satu jenis infeksi saluran pernapasan yang umumnya dialami anak-anak berusia e...

78 CTS (Carpal Tunnel Syndrome)

Carpal tunnel syndrome atau CTS (sindrom terowongan/lorong karpal) adalah kondisi y...

79 Cutaneous Larva Migrans

Cutaneous larva migrans (CLM) adalah infeksi yang diakibatkan oleh parasit cacing pada kulit. Jen...

80 Cystic Fibrosis

Cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di d...

81 Cystitis

Cystitis adalah inflamasi atau peradangan pada kandung kemih. Bakteri merupakan penyebab utama pa...

82 Deep Vein Thrombosis

Deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam adalah penggumpalan darah yang terjadi di da...

83 Defek Septum Ventrikel

Defek septum ventrikel atau ventricular septal defect (VSD) adalah kelainan ja...

84 Defisiensi Glukosa 6 Fosfat Dehidrogenase (G6PD Deficiency)

Defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD deficiency) adalah suatu kelainan g...

85 Degenerasi Makula

Degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD/ARMD) adalah penu...

86 Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, se...

87 Delirium

Delirium adalah gangguan mental serius yang menyebabkan penderita mengalami kebingungan parah dan...

88 Demam

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius. Demam merupakan b...

89 Demam Berdarah

Demam dengue atau yang dikenal secara umum oleh masyarakat Indonesia sebagai demam berdarah merup...

90 Demam Kelenjar

Demam kelenjar adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV). Infeksi ditula...

91 Demam Kuning

Demam kuning adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui perantara nyamuk....

92 Demam Pada Anak

Demam bukanlah sebuah penyakit tetapi merupakan sebuah gejala. Demam terjadi ketika sistem kekeba...

93 Demam Reumatik

Demam reumatik adalah komplikasi yang terjadi ketika infeksi akibat bakteri streptokokus grup A t...

94 Demam Scarlet

Demam scarlet atau scarlatina adalah demam yang disertai ruam merah pada kulit yang disebabkan in...

95 Demensia

Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti ber...

96 Dengkur

Dengkur adalah getaran yang dihasilkan oleh aliran udara yang melewati saluran pernapasan yang te...

97 Depresi

Depresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi sedikitnya selama dua minggu ata...

98 Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit, ditandai dengan ruam gatal kemerahan, yang muncul...

99 Dermatitis Numularis

Dermatitis numularis merupakan suatu penyakit pada kulit yang ditandai dengan nyeri atau pedih pa...

100 Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang biasanya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang...