Call medicalclinicid@gmail.com
Loading...
Berikut Ini Penjelasan Penyakit Bell s Palsy

Berikut Penjelasan dari Pengertian penyakit Bell s Palsy,Gejala penyakit Bell s Palsy,Penyebab penyakit Bell s Palsy,Diagnosis penyakit Bell s Palsy,Penanganan penyakit Bell s Palsy,Pengobatan penyakit Bell s Palsy

Bell's Palsy adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah yang yang bersifat sementara. Kondisi ini menyebabkan salah satu sisi dari wajah akan terlihat “melorot”. Meski belum diketahui penyebab pastinya, Bell’s palsy lebih umum terjadi pada wanita hamil, penderita diabetes, dan HIV.

Saraf yang rusak pada bagian wajah akan berdampak kepada indera perasa dan cara tubuh Anda menghasilkan air mata dan ludah.Bell’s palsy datang secara tiba-tiba dan umumnya kondisi ini akan membaik dalam hitungan minggu.

Pada kebanyakan kasus Bell’s palsy,kelumpuhan pada salah satu sisi wajah bisa pulih sepenuhnya.Jika Anda mengalami kelumpuhan di salah satu sisi wajah,segera temui dokter untuk memahami kondisi yang terjadi sekaligus mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Gejala Bell’s Palsy

Bell’s palsy memiliki gejala yang berbeda-beda pada sebagian orang.Kelumpuhan yang terjadi pada salah satu sisi wajah bisa dijelaskan sebagai kelumpuhan sebagian(kelemahan otot ringan)atau sebagai kelumpuhan total(tidak ada gerakan sama sekali).Mulut serta kelopak mata juga akan terpengaruh akibat Bell’s palsy,kedua bagian ini akan kesulitan untuk dibuka dan ditutup.

Bell’s palsy adalah gangguan yang terjadi hanya pada otot dan saraf wajah.Kondisi ini tidak berdampak kepada kinerja otak atau bagian tubuh lainnya.Apabila kelumpuhan di salah satu sisi wajah Anda disertai dengan kelumpuhan atau kelemahan pada bagian tubuh lain,segera periksakan ke dokter.

Penyebab Terjadinya Bell’s Palsy

Bell’s palsy terjadi saat persarafan yang mengontrol otot-otot di wajah teriritasi atau tertekan.Penyebab iritasi saraf ini masih belum diketahui secara jelas,namun beberapa jenis infeksi virus diduga menjadi penyebab kondisi ini,antara lain:virus herpes simpleks(HSV),virus varicella-zoster,virus epstein barr,cytomegalovirus, penyakit sifilis,dan penyakit Lyme.

Diagnosis Bell’s Palsy

Untuk memastikan diagnosis Bell’s palsy,dokter akan menanyakan riwayat gejala yang Anda alami.Selain itu,dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan saraf untuk mengetahui fungsi saraf wajah.Apabila gejala yang dialami tidak jelas,Anda mungkin disarankan untuk melakukan beberapa tes,seperti elektromiografi, MRI,atau CT scan.

Mengobati Bell’s Palsy

Untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada saraf wajah, prednisolone atau prednison (kelompok obat kortikosteroid)bisa digunakan.Sedangkan untuk mencegah munculnya masalah pada mata yang tidak bisa menutup,Anda mungkin memerlukan obat tetes mata.Sedangkan untuk menutup mata,Anda membutuhkan isolasi.

Bell’s palsy bisa kembali pulih sepenuhnya pada 70 persen pasien yang mengalaminya.Pada sebagian besar orang yang menderita Bell’s palsy,gejala mulai membaik setelah dua atau tiga minggu.Tapi untuk bisa pulih sepenuhnya akan membutuhkan sekitar sembilan bulan.Lama masa pemulihan tergantung pada tingkat kerusakan saraf yang diderita.

Komplikasi Bell’s Palsy

Berikut ini adalah beberapa komplikasi yang mungkin terjadi akibat Bell’s palsy:

  • Gangguan pada mata.
  • Kesulitan makan,minum,dan bicara.
  • Kelemahan atau kelumpuhan otot secara terus-menerus.
  • Otot wajah berkedut.
  • Kemampuan indera perasa menurun.
  • Khususnya pada Bell’s palsy yang terkait dengan faktor keturunan,ada kemungkinan kondisi ini akan terulang kembali di masa mendatang.

Pengobatan Bell's Palsy

Jika ada seseorang mengalami kelumpuhan wajah secara tiba-tiba,sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit bagian IGD yang terdekat.Menurut studi,pengobatan Bell’s palsy akan sangat efektif jika dilakukan dalam 3 hari pertama setelah gejala awal muncul.

Meski tanpa pengobatan khusus,biasanya kasus Bell’s palsy dapat kembali pulih sepenuhnya.Pengobatan yang dilakukan biasanya diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah munculnya komplikasi akibat Bell’s palsy.

Penanganan pada Bell’s Palsy

Berikut ini beberapa pengobatan dan penanganan yang dilakukan untuk Bell’s palsy.

  • Prednisolone. Obat ini sangat disarankan sebagai pengobatan Bell’s palsy yang paling efektif. Sebaiknya obat ini diberikan 72 jam sejak gejala awal muncul. Obat ini akan diresepkan selama 10 hari dan dikonsumsi sehari dua kali. Cari tahu lebih banyak tentang prednisolone.
  • Antivirus. Hingga kini, peran obat-obatan antivirus masih menjadi perdebatan. Namun demikian, dokter mungkin akan meresepkan antivirus atau antivirus yang dikombinasikan dengan prednison pada pasien dengan kelemahan saraf wajah yang cukup parah.
  • Perawatan mata. Penderita Bell’s palsy akan kesulitan untuk menutup mata. Hal ini bisa menyebabkan air mata menguap, sehingga mata menjadi lebih kering dan lebih rentan terkena infeksi. Air mata berperan penting untuk melindungi dan menjaga mata bebas dari kotoran dan bakteri. Dokter akan meresepkan obat tetes mata untuk siang hari dan obat oles mata pada malam hari.
  • Fisioterapi. Ahli fisioterapi akan mengajari Anda beberapa latihan yang bisa memperkuat otot-otot wajah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan koordinasi dan jangkauan gerakan. Prosedur ini sangat membantu dalam kasus-kasus Bell’s palsy, meski tidak semua orang sesuai dengan prosedur ini.
  • Suntikan Botox. Khususnya pada penderita Bell’s palsy kronis atau jangka panjang, suntik botox bisa diberikan untuk mengobati wajah yang terpengaruh maupun yang tidak terpengaruh. Suntikan ini berfungsi untuk melemaskan otot wajah yang mengencang atau mengurangi gerakan otot yang tidak diinginkan. Suntikan ini juga berfungsi untuk menyeimbangkan gerakan wajah, mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan saat makan, dan meningkatkan penampilan wajah secara keseluruhan. Suntik botox umumnya perlu diulangi tiap empat bulan sekali.
  • Operasi plastik. Dokter bedah akan membantu mengatasi kelemahan atau kelumpuhan pada wajah Anda. Meski prosedur operasi tidak bisa mengembalikan fungsi saraf seperti semula, tapi bisa melindungi mata dan memperbaiki penampilan wajah, serta meningkatkan fungsi wajah yang lemah. Prosedur operasi plastik dilakukan untuk memperbaiki fungsi kelopak mata, memperbaiki posisi mulut, membantu dalam bicara, makan, dan minum, serta memperbaiki keseimbangan bentuk wajah.
  • Pengobatan lainnya. Teknik relaksasi dan akupuntur dikatakan bisa membantu mempercepat pemulihan dari kondisi Bell’s palsy dan mengembalikan fungsi saraf wajah.

Gejala Bell's Palsy

Gejala yang muncul pada Bell’s palsy berkembang dengan cepat dan mencapai puncaknya dalam waktu dua hari.Gejala yang terjadi bisa berbeda-beda.Berikut ini adalah gejala yang biasanya muncul pada Bell’s palsy.

  • Salah satu sisi wajah akan mengalami kelumpuhan atau kelemahan.Sisi wajah yang terpengaruh akan terlihat melorot dan Anda tidak bisa menggerakkannya.Anda akan kesulitan untuk membuka atau menutup mata dan mulut.
  • Sakit telinga pada sisi wajah yang mengalami kelumpuhan.
  • Telinga yang terpengaruh akan lebih sensitif terhadap suara.
  • Berdenging di salah satu telinga atau keduanya.
  • Penurunan atau perubahan pada indera perasa.
  • Bagian mulut yang terpengaruh akan mudah berliur.
  • Mulut terasa kering.
  • Rasa sakit pada sekitar rahang.
  • Sakit kepala dan pusing.
  • Kesulitan untuk makan,minum,dan berbicara.

Gejala-gejala yang muncul di atas biasanya akan mulai membaik dalam waktu dua hingga tiga minggu dan akhirnya pulih sepenuhnya dalam waktu sembilan hingga sepuluh bulan.

Tidak ada tes yang bisa dilakukan untuk memastikan diagnosis terhadap Bell’s palsy.Tes dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan gangguan saraf lainnya,seperti stroke.Kondisi lain yang bisa memunculkan gejala yang mirip adalah:

  • Tumor. Pertumbuhan jaringan secara abnormal.
  • Stroke. Terputusnya pasokan darah ke beberapa bagian otak yang berbahaya dan bisa mengancam nyawa.
  • Sindrom Moebius. Kondisi yang sangat jarang terjadi dan muncul sejak lahir.
  • Infeksi telinga tengah. Kondisi yang cukup umum terjadi pada anak-anak yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.
  • PenyakitLyme.Infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang disebarkan oleh kutu.
  • Cedera kepala. Kondisi yang bisa terjadi pada semua orang akibat pukulan, terjatuh, atau kecelakaan.
  • Kolesteatoma. Jaringan kulit abnormal yang ada di telinga bagian tengah.

Dokter akan memeriksa kepala,telinga,dan leher Anda.Kemudian dokter juga akan memeriksa otot-otot wajah untuk memastikan apakah hanya saraf wajah yang terpengaruh.Jika dokter tidak mendapati adanya kondisi lain,bisa disimpulkan gejala yang terjadi itu adalah akibat Bell’s palsy.

Berikut ini beberapa tes yang dilakukan bisa dilakukan:

  • Elektromiografi. Pemeriksaan ini berguna untuk mengukur aktivitas elektrik dari otot dan saraf Anda. Informasi yang diberikan alat ini bisa digunakan untuk mengetahui apakah terdapat kerusakan saraf.
  • MRI. Prosedur ini bisa dilakukan untuk mengetahui penyebab munculnya tekanan pada saraf wajah Anda.
  • CT scan. Prosedur ini dilakukan untuk mengetahui kondisi lain yang menyebabkan gejala yang Anda alami, memeriksa apakah terdapat infeksi atau tumor. Prosedur ini juga bisa menentukan apabila terdapat keretakan tulang pada wajah.

Komplikasi Bell's Palsy

Komplikasi yang terjadi akibat Bell’s palsy sangat bergantung pada kerusakan saraf yang terjadi.Kebanyakan penderita Bell’s palsy akan pulih dengan sendirinya dalam jangka waktu sembilan hingga sepuluh bulan.Tapi komplikasi jangka panjang bisa terjadi terutama jika Anda:

  • Berusia lebih dari 60 tahun.
  • Mengalami rasa sakit parah ketika gejala pertama muncul.
  • Mengalami lumpuh wajah total pada salah satu sisi wajah.
  • Mengalami kerusakan saraf wajah yang parah.
  • Memiliki penyakit hipertensi atau penyakit diabetes.
  • Sedang hamil.
  • Tanda-tanda pemulihan hanya mulai setelah dua bulan.
  • Tidak mengalami tanda-tanda pulih setelah menderita selama empat bulan.

Beberapa penderita Bell’s palsy akan mengalami kembali penyakit tersebut di masa mendatang pada sisi wajah lainnya.Kondisi ini biasanya terjadi apabila Bell’s palsy terkait dengan faktor genetik atau turunan.

Berikut ini beberapa komplikasi jangka panjang yang bisa disebabkan oleh Bell’s palsy:

  • Kelemahan wajah. Sekitar dua hingga tiga dari sepuluh orang penderita Bell’s palsy akan mengalami kelemahan wajah permanen. Beberapa anak terlahir dengan lumpuh wajah dan sebagian lainnya menderita kelemahan wajah setelah mengalami cedera pada saraf wajah.
  • Gangguan bicara. Kondisi ini muncul sebagai akibat dari kerusakan pada otot-otot wajah penderita Bell’s palsy.
  • Mata kering dan ulkus kornea. Ulkus kornea bisa muncul karena kelopak mata terlalu lemah untuk bisa menutup sepenuhnya. Akibatnya, lapisan pelindung mata menjadi tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini bisa menyebabkan kebutaan dan infeksi mata.
  • Indera perasa berkurang atau hilang. Kondisi ini bisa terjadi jika kerusakan saraf tidak bisa kembali pulih dengan baik. Sebagian juga sering mengeluarkan air mata saat makan.
  • Kontraktur wajah. Kondisi ini terjadi ketika otot-otot wajah mengalami ketegangan secara permanen. Cacat wajah, mata mengecil, pipi menebal, dan garis antara hidung dan mulut bertambah dalam sebagai akibat dari kontraktur otot-otot wajah.
  • Sinkinesis mata dan mulut. Kondisi ini muncul ketika saraf wajah tumbuh kembali dengan cara yang berbeda. Ketika makan, tertawa, atau tersenyum, mata bisa berkedip. Pada kondisi yang parah, mata akan tertutup sepenuhnya ketika makan.

Penyebab Bell's Palsy

Bell’s palsy disebabkan oleh saraf yang mengendalikan otot atau saraf wajah yang mengalami peradangan atau terhimpit.Dari otak,saraf wajah melewati celah sempit di dekat rahang bagian atas.Ketika saraf wajah ini terhimpit atau mengalami peradangan,sinyal yang dikirimkan otak menuju ke otot wajah akan terganggu.Gangguan inilah yang menghambat pasokan darah dan oksigen menuju ke sel-sel saraf,akibatnya terjadi kelemahan atau kelumpuhan pada wajah.

Penyebab iritasi saraf ini masih belum diketahui secara jelas,namun virus herpes diduga kuat menjadi penyebab utama masalah ini.Ada dua jenis virus herpes yang diduga dapat menyebabkan iritasi saraf pada waja,yakni:

  • Virus herpes simpleks(HSV). Ada dua jenis virus herpes simpleks yang diduga mampu mengiritasi saraf wajah, yakni HSV tipe 1 yang menyebabkan cold sore(lepuhan pada daerah bibir)dan HSV tipe 2,yang menjadi penyebab herpes genitalis.
  • Virus varisela zoster. Jenis virus ini yang menyebabkan cacar air dan cacar api. Virus ini lebih jarang menyebabkan Bell’s palsy, tapi bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius, yakni sindrom Ramsay-Hunt

Selain virus herpes,beberapa kondisi infeksi virus lain juga diduga mampu menyebabkan Bell’s Palsy,antara lain:

  • PenyakitLyme.Infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang disebarkan oleh kutu.
  • Sifilis. Penyakit ini disebabkan oleh virus Treponema pallidum.
  • Virus Epstein-Barr.Virus jenis ini menyebabkan demam kelenjar.
  • Cytomegalovirus.Virus ini termasuk dalam kelompok virus herpes.Virus ini bisa menyebabkan gejala yang mirip seperti flu,demam kelenjar,sakit tenggorokan,dan pembengkakan kelenjar.

HIV dan diabetes juga berpeluang menyebabkan Bell’s palsy,meski hingga kini alasannya belum diketahui dengan pasti.Infeksi saluran pernapasan atas juga bisa menjadi faktor yang meningkatkan risiko mengalami Bell’s palsy.

Pada wanita yang sedang dalam kondisi hamil dan memasuki semester ketiga juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami Bell’s palsy.Penyakit ini bisa terjadi pada minggu pertama wanita yang baru saja melahirkan.Selain itu,faktor keturunan juga berpengaruh dalam meningkatkan risiko mengalami Bell’s palsy.Dengan kata lain,seseorang lebih berisiko mengalami Bell’s palsy jika ada anggota keluarganya dengan kondisi tersebut.

Loading...

Daftar Penyakit SelainPenyakit Bell s Palsy

#Nama PenyakitNama penyakit
1Ablasi Retina

Ablasi retina adalah kondisi ketika retina(lapisan tipis yang terletak di bagian belakang mata...

2Abses Payudara

Abses payudara adalah benjolan yang terbentuk di payudara karena berkumpulnya nanah dan terasa...

3Achondroplasia

Achondroplasia merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan dwarfisme atau tubuh kerdil dan term...

4ADHD

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan jangka panj...

5Akalasia

Akalasia adalah kondisi di mana kerongkongan(esofagus)kehilangan kemampuan untuk mendorong ma...

6Albinisme

Albinisme adalah suatu kelainan yang terjadi sejak lahir yang mana penderitanya mengalami kekuran...

7Alergi

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun seb...

8Alergi Dingin

Alergi dingin atau dalam istilah medis disebut urtikaria dingin adalah reaksi kulit terhadap ding...

9Alergi Kacang

Alergi kacang adalah reaksi alergi yang terjadi akibat tubuh menyalahartikan makanan berbahan das...

10Alergi Makanan

Alergi makanan adalah reaksi alergi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh kita keliru meresp...

11Alergi Obat

Alergi obat adalah reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap obat-obatan tertentu yang An...

12Alergi Susu

Alergi susu adalah sebuah bentuk respons alami dari sistem kekebalan tubuh terhadap susu dan prod...

13Alergi Telur

Alergi telur adalah salah satu jenis reaksi yang tidak biasa dari sistem kekebalan tubuh terhadap...

14Amnesia

Amnesia atau hilang ingatan adalah istilah yang digunakan saat seseorang tidak bisa mengingat inf...

15Amputasi

Amputasi adalah operasi pemotongan bagian tubuh,misalnya jari,lengan,atau kaki.Operasi ini...

16Anemia

Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk...

17Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah kondisi kekurangan nutrisi zat besi yang mengakibatkan penurunan ju...

18Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Folat

Anemia defisiensi vitamin B12 atau folat(vitamin B9)adalah kondisi yang berkembang ketika tubuh...

19Anemia Hemolitik

Anemia hemolitik adalah kondisi di mana hancurnya sel darah merah(eritrosit)lebih cepat dibandi...

20Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit adalah kondisi anemia di mana terdapat ketidaknormalan bentuk sel darah merah,d...

21Angin Duduk

Angin duduk atau angina adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada dada akibat otot-ot...

22Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah penyakit kronis yang menyebabkan tulang belakang mengalami peradang...

23Angina Pektoris

Angina pektroris(angina)adalah rasa nyeri pada dada yang terjadi saat aliran darah dan oksigen...

24Anoreksia Nervosa

Anoreksia nervosa merupakan suatu masalah kesehatan jiwa yang mana pengidapnya terobsesi untuk me...

25Anthrax

Anthrax adalah penyakit serius dan langka yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthrac...

26Aritmia

Aritmia adalah masalah pada irama jantung ketika organ tersebut berdetak terlalu cepat,terlalu l...

27Ascariasis

Ascariasis adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang.Cacing ini adalah jenis parasit yan...

28Asma

Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai denga...

29Astigmatisme

Astigmatisme adalah gangguan penglihatan yang diakibatkan cacat pada kelengkungan lensa atau korn...

30Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah penyempitan dan penebalan arteri karena penumpukan plak pada dinding arteri...

31Atresia Ani

Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir.Pada kondisi ini,perkembang...

32Autisme

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gang...

33Balanitis

Balanitis adalah peradangan pada ujung kepala penis (glans penis) yang diseba...

34Barotrauma

Barotrauma adalah kerusakan jaringan akibat perbedaan tekanan dalam tubuh dengan tekanan udara di...

35Batu Empedu

Batu empedu adalah batuan kecil yang berasal dari kolesterol,dan terbentuk di saluran empedu man...

36Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupa...

37Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih atau bladder calculi adalah batu yang terbentuk dari endapa...

38Batu Kelenjar Air Liur

Batu kelenjar air liur atau sialothiasis adalah pengerasan atau kalsifikasi za...

39Batuk Darah

Batuk darah atau hemoptisis adalah keadaan ketika seseorang mengalami batuk yang disertai darah....

40Batuk Kronis

Batuk kronis adalah batuk yang berlangsung dalam jangka waktu lama,yaitu sekitar dua bulan atau...

41Batuk Rejan

Batuk rejan atau pertusis adalah infeksi bakteri pada paru-paru dan saluran pernapasan yang mudah...

42Batuk Batuk

Batuk adalah respons alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan saluran napas jika terdapat gangg...

43Bedbugs

Bedbugs,atau dikenal juga dengan sebutan kutu kasur,adalah serangga parasit berukuran kecil ber...

44Bell s Palsy

Bell's Palsy adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah yang yang be...

45Biang Keringat

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan bisa menyebabk...

46Bidai Tulang Kering

Bidai tulang kering(shin splints)adalah istilah umum untuk menggambarkan rasa sakit di...

47Biduran

Biduran atau urtikaria adalah reaksi kulit yang ditandai dengan bilur berwarna merah atau putih y...

48Bintitan

Bintitan atau yang dalam bahasa medis disebut hordeolum adalah kondisi ketika bintil menyakitkan...

49Bisul

Bisul adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah.Benjolan ini muncul ak...

50Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada tepi kelopak mata yang menyebabkan bagian tersebut jadi terliha...

51Blighted Ovum

Blighted ovum (anembryonic gestation) atau kehamila...

52Botak

Botak atau istilah medisnya alopecia adalah kerontokan rambut yang umumnya bersifat permanen.Sal...

53Botulisme

Botulisme adalah kondisi keracunan serius yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan bakteri ...

54BPD(Borderline Personality Disorder)

Borderline personality disorder (BPD)atau gangguan kepribadian ambang adalah sebua...

55BPH(Benign Prostatic Hyperplasia)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)atau pembesaran prostat jinak adalah kondisi ket...

56Bradikardia

Bradikardia adalah kondisi di mana jantung penderita berdetak lebih lambat dari kondisi normal.U...

57Bronkiolitis

Bronkiolitis adalah infeksi saluran napas yang menyebabkan terjadinya radang dan penyumbatan di d...

58Bronkitis

Bronkitis adalah infeksi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru atau bronkus yang menyebabk...

59Brucellosis

Brucellosis adalah infeksi yang disebabkan bakteri yang berasal dari hewan ke manusia.Menurut da...

60Bruxism

Bruxism adalah kondisi dimana seseorang seringkali menggemeretakkan,menekan,atau menggesekkan g...

61Bulimia

Bulimia nervosa atau bulimia adalah salah satu jenis gangguan pola makan yang serius dan berpoten...

62Bursitis

Bursitis adalah peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada bursa,yaitu kantong berisi cairan...

63Buta Warna

Buta warna adalah berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna yang umumnya diturunkan kepada...

64Cacar Air

Penyakit cacar air,secara medis disebut varisela,umumnya diderita oleh anak-anak berusia di baw...

65Cacing Kremi

Cacing kremi adalah cacing parasit kecil yang menjangkiti usus besar manusia.Parasit bernama lat...

66Campak

Campak adalah infeksi virus yang ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh dan sangat menul...

67Candidiasis

Candidiasis adalah infeksi akibat jamur Candida.Jamur ini memiliki lebih dari 20 j...

68Cantengan

Cantengan adalah kondisi yang mana sudut ujung jari menjadi bengkak,sakit,dan berwarna kemeraha...

69Cedera Hamstring

Cedera hamstring adalah cedera yang menimpa tiga kelompok otot yang ada di paha bagian belakang....

70Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera saraf tulang belakang atau spinal cord injury adalah luka atau kerusaka...

71Cegukan

Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti‘hik’akibat menutupnya pi...

72Chlamydia

Chlamydia adalah penyakit menular seksual yang ditularkan melalui hubungan seks tanpa menggunakan...

73Cholangiocarcinoma

Cholangiocarcinoma atau kanker saluran empedu adalah sel kanker yang tumbuh pada sa...

74Cholangitis

Cholangitis adalah infeksi yang terjadi pada saluran empedu(saluran yang dilewati oleh cairan em...

75Craniosynostosis

Craniosynostosis adalah sebuah kelainan di tulang tengkorak yang menyebabkan bentuk...

76Crohn's Disease

Crohn’s disease atau penyakit Crohn adalah salah satu penyakit ...

77Croup

Croup adalah salah satu jenis infeksi saluran pernapasan yang umumnya dialami anak-anak berusia e...

78CTS (Carpal Tunnel Syndrome)

Carpal tunnel syndrome atau CTS (sindrom terowongan/lorong karpal) adalah kondisi y...

79Cutaneous Larva Migrans

Cutaneous larva migrans (CLM) adalah infeksi yang diakibatkan oleh parasit cacing pada kulit. Jen...

80Cystic Fibrosis

Cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di d...

81Cystitis

Cystitis adalah inflamasi atau peradangan pada kandung kemih. Bakteri merupakan penyebab utama pa...

82Deep Vein Thrombosis

Deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam adalah penggumpalan darah yang terjadi di da...

83Defek Septum Ventrikel

Defek septum ventrikel atau ventricular septal defect (VSD) adalah kelainan ja...

84Defisiensi Glukosa 6 Fosfat Dehidrogenase (G6PD Deficiency)

Defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD deficiency) adalah suatu kelainan g...

85Degenerasi Makula

Degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD/ARMD) adalah penu...

86Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, se...

87Delirium

Delirium adalah gangguan mental serius yang menyebabkan penderita mengalami kebingungan parah dan...

88Demam

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius. Demam merupakan b...

89Demam Berdarah

Demam dengue atau yang dikenal secara umum oleh masyarakat Indonesia sebagai demam berdarah merup...

90Demam Kelenjar

Demam kelenjar adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV). Infeksi ditula...

91Demam Kuning

Demam kuning adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui perantara nyamuk....

92Demam Pada Anak

Demam bukanlah sebuah penyakit tetapi merupakan sebuah gejala. Demam terjadi ketika sistem kekeba...

93Demam Reumatik

Demam reumatik adalah komplikasi yang terjadi ketika infeksi akibat bakteri streptokokus grup A t...

94Demam Scarlet

Demam scarlet atau scarlatina adalah demam yang disertai ruam merah pada kulit yang disebabkan in...

95Demensia

Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti ber...

96Dengkur

Dengkur adalah getaran yang dihasilkan oleh aliran udara yang melewati saluran pernapasan yang te...

97Depresi

Depresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi sedikitnya selama dua minggu ata...

98Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit, ditandai dengan ruam gatal kemerahan, yang muncul...

99Dermatitis Numularis

Dermatitis numularis merupakan suatu penyakit pada kulit yang ditandai dengan nyeri atau pedih pa...

100Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang biasanya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang...