Call medicalclinicid@gmail.com
Loading...
Berikut Ini Penjelasan Penyakit Anoreksia Nervosa

Berikut Penjelasan dari Pengertian penyakit Anoreksia Nervosa,Gejala penyakit Anoreksia Nervosa,Penyebab penyakit Anoreksia Nervosa,Diagnosis penyakit Anoreksia Nervosa,Penanganan penyakit Anoreksia Nervosa,Pengobatan penyakit Anoreksia Nervosa

Anoreksia nervosa merupakan suatu masalah kesehatan jiwa yang mana pengidapnya terobsesi untuk memiliki tubuh kurus dan sangat takut jika mereka terlihat gemuk. Saking takutnya, mereka bahkan selalu menganggap tubuhnya masih kurang kurus atau masih gemuk meski kenyataannya tidak seperti itu.

Usia 16-17 tahun merupakan usia yang dianggap rawan bagi gangguan ini untuk mulai muncul.Mayoritas pengidap anoreksia berasal dari kalangan remaja putri dan wanita dewasa.

Untuk membuat tubuh mereka tetap sekurus mungkin,pengidap anoreksia akan berusaha keras membatasi porsi makan seminimal mungkin,menggunakan obat-obatan(seperti pencahar dan penekan nafsu makan),serta berolahraga secara berlebihan.

Beberapa dari mereka bahkan akan berusaha memuntahkan kembali makanan yang telah dikonsumsi,sebuah ciri khas gangguan makan yang dinamakan bulimia nervosa.Namun,bila pada bulimia penderitanya rata-rata mempunyai berat normal atau lebih,penderita anoreksia memiliki berat badan yang kurang.

Gejala anoreksia nervosa dan masalah psikologis lain yang terkait

Mereka yang mengidap anoreksia dapat dikenali dari gejala berikut ini:

  • Penurunan berat badan secara signifikan dan tampak sangat kurus.
  • Selalu memerhatikan bentuk tubuh di depan cermin.
  • Menimbang tubuh hampir tiap saat.
  • Sering memuntahkan kembali makanan yang sudah dimakan.
  • Suka berbohong jika ditanya apakah mereka sudah makan.
  • Sangat memperhitungkan jumlah kalori,lemak,dan gula pada makanan.
  • Sering berolahraga secara berlebihan.Suka minum obat-obatan pencahar dan penekan nafsu makan.Mudah tersinggung
  • Mengalami masalah kesehatan sebagai akibat dari anoreksia itu sendiri,misalnya kelelahan, dehidrasi,tekanan darah rendah, pusing, rambut rontok,dan kulit kering.

Anoreksia juga dapat terkait dengan masalah kejiwaan lainnya seperti depresi,merasa rendah diri,kecemasan,penyalahgunaan alkohol,dan perlukaan terhadap diri sendiri

Penyebab anoreksia nervosa

Penyebab anoreksia nervosa secara pasti masih belum jelas.Sebagian besar spesialis percaya bahwa gangguan tersebut berasal dari gabungan sejumlah faktor,seperti faktor psikologis,lingkungan,serta genetika atau biologis.

Diagnosis anoreksia nervosa

Penyakit anoreksia nervosa rata-rata bisa dikenali dari fisik penderitanya yang tampak sangat kurus.Namun dokter tetap harus menanyakan pola makan mereka untuk memastikan kekurusan tersebut akibat gangguan makan dan bukan penyakit lain.

Selain itu,kemungkinan dokter juga akan melakukan pemeriksaan pada rambut,kulit,tekanan darah,kondisi paru-paru dan jantung.Bahkan pemeriksaan rontgen dan darah akan dilakukan jika diperlukan.

Dukung pengidap anoreksia untuk mau mendapatkan pertolongan

Ada sebagian kecil penderita anorexia nervosa yang tidak menyadari bahwa mereka menderita kondisi tersebut,namun sebagian besar tahu dan tidak mau berobat karena takut hingga akhirnya mereka menyembunyikan masalah ini dalam waktu yang sangat lama.Oleh sebab itu penting bagi kita sebagai orang luar untuk mengenali kondisi ini bilamana ada keluarga atau teman yang mengalaminya.

Jika Anda memiliki keluarga atau teman yang mengidap anoreksia,lakukanlah pendekatan secara halus lalu membujuk agar mereka mau mendapatkan pertolongan medis.Membujuk pengidap anoreksia agar mau berobat tidaklah mudah.Biasanya mereka akan menganggap bahwa apa yang telah mereka lakukan merupakan hal yang benar dan akan menolak mengakui bahwa diri mereka sebenarnya bermasalah.

Karena itulah kesabaran serta dukungan secara terus-menerus berperan sangat penting bagi kesembuhan penderita anoreksia.Jangan pernah mengkritik atau membuat mereka merasa tertekan karena hal tersebut hanya akan memperburuk situasi.Sampaikanlah bahwa bujukan dan dukungan Anda tersebut semata-mata karena mengkhawatirkan kesehatan mereka.

Sekilas mengenai pengobatan anoreksia

Anoreksia nervosa harus ditangani sedini mungkin agar peluang sembuhnya semakin besar.Tujuan pengobatan anoreksia adalah untuk mengubah pandangan mereka tentang berat badan yang sehat dan memperbaiki pola makan mereka.

Sebagian besar kasus anoreksia ditangani dengan rawat jalan dan segelintir kasus lainnya,misalnya kasus pengidap anoreksia parah,ditangani dengan perawatan rumah sakit.Selain untuk menyadarkan pengidap bahwa pola hidup yang mereka jalani tersebut adalah salah,penanganan ini bertujuan agar mereka dapat memperoleh berat badan ideal kembali secara aman.

Hal-hal yang mencakup penanganan anoreksia meliputi terapi psikologi dan saran-saran yang berkaitan dengan makanan dan nutrisi.Agar pengobatan dapat dilakukan dengan tepat,dokter harus menyesuaikan dengan keadaan fisik,psikologi,dan juga keadaan sosial si pengidap anoreksia.

Pengobatan anoreksia tidak dapat dilakukan secara instan.Untuk pulih sepenuhnya,bisa membutuhkan waktu beberapa tahun.Saat menjalani pengobatan bukan hal yang tidak mungkin bagi pasien anoreksia untuk kambuh dan kembali pada pola makan tidak sehatnya.

Komplikasi yang mungkin terjadi

Anoreksia bisa menimbulkan masalah-masalah kesehatan lainnya yang cukup serius jika tidak berhasil diobati dalam jangka waktu yang lama.Beberapa komplikasi anoreksia nervosa adalah:

  • Kerontokan rambut
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Penurunan tekanan darah dan tingkat pernapasan
  • Gagal jantung
  • Kerusakan otak
  • Menstruasi tidak lancar
  • Anemia
  • Gagal ginjal
  • Kemandulan
  • Ketidakseimbangan cairan elektrolit
  • Osteoporosis
  • Konstipasi
  • Kematian akibat kurang gizi atau bunuh diri

Pencegahan anoreksia nervosa              

Anoreksia nervosa memang tidak bisa dicegah sepenuhnya.Namun melalui pendidikan orang tua terhadap anak-anak sejak dini di dalam keluarga,bisa berpengaruh besar untuk menekan risiko terjadinya kondisi ini ketika mereka beranjak remaja dan dewasa.Pendidikan yang dimaksud adalah dengan mengajarkan dan menerapkan pola makan sehat secara tegas.Selain itu anak juga perlu diajarkan wawasan yang tepat mengenai imej bentuk tubuh yang ideal.

Apabila di dalam keluarga kita ada yang mulai menunjukkan tanda-tanda ke arah anoreksia,segera periksakan ke dokter untuk mencegah kondisi ini bertambah buruk.

Diagnosis Anoreksia Nervosa

Dalam mendiagnosis anoreksia,pertama-tama dokter akan menanyakan dahulu mengenai pola makan dan berat badan pasien,misalnya seberapa jauh dia mengkhawatirkan berat badannya dan apakah sering memuntahkan kembali makanan yang telah dikonsumsinya.

Setelah itu dokter juga akan mengumpulkan data tentang berat badan pasien,terutama jika pasien mengalami penurunan berat badan yang signifikan.

Untuk menentukan berat badan sehat,dokter akan menghitungbody mass indexatau indeks massa tubuh (IMT). IMT adalah penghitungan berat badan yang mengacu kepada rasio berat dan tinggi seseorang. Manfaat penghitungan IMT ini adalah untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kelebihan, kekurangan atau berat badan yang sehat.

Rumus yang dipakai dalam penghitungan IMT adalah berat tubuh dalam kilogram dibagi dengan tinggi tubuh dalam satuan meter kuadrat(m²).Sebagai contoh jika berat badan pasien 66 kilogram dan tingginya adalah 1,65 meter,maka perhitungannya adalah 66/1,65×1,65 = 24,24 kg/m²

IMT yang normal bagi orang Asia dewasa adalah 18.5-22.9(kg/m2), sedangkan IMT yang normal bagi anak-anak dan remaja tergantung pada usia mereka. Pada orang dewasa, kondisi anoreksia dapat dicurigai apabila IMT berada di bawah 17.

Untuk mendiagnosis anoreksia nervosa memang tidak membutuhkan tes laboratorium secara spesifik.Namun jika dokter mencurigai penurunan berat badan drastis pasien bukan disebabkan oleh anoreksia melainkan oleh penyakit lain,maka tes darah dan pemeriksaan rontgen mungkin akan dilakukan untuk memastikannya.

Selain itu,tes laboratorium juga akan dilakukan untuk melihat adanya kerusakan organ akibat penurunan berat badan.Seseorang rentan terkena masalah pada jantung jika mengidap anoreksia,di antaranya adalah tekanan darah rendah,aritmia,penyakit katup jantung,penumpukan cairan atau edema(pada tangan,kaki,dan wajah),dan gagal jantung.Untuk memastikan hal tersebut,dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah,denyut nadi,pemeriksaan tangan dan kaki,serta,elektrokardiogram.

Dokter juga dapat meminta pasien melakukan gerakan fisik sederhana untuk melihat apakah kekuatan otot-otot pasien terganggu akibat anoreksia.Contoh-contoh tes gerakan fisik tersebut adalah berjongkok,berdiri,dan bergeser ketika duduk.

Gejala Anoreksia Nervosa

Karena pengidap anoreksia sangat terobsesi untuk menurunkan berat badan mereka serendah mungkin,maka gejala utama dari kondisi ini adalah penurunan berat badan di bawah batas sehat.

Sebagai upaya dalam memenuhi obsesi mereka terhadap tubuh yang sangat kurus,pengidap anoreksia akan melakukan berbagai hal,di antaranya dengan membatasi porsi makanan,memuntahkan kembali makanan yang telah dimakan,dan berbohong jika ditanya apakah mereka sudah makan.

Penderita anoreksia umumnya selalu memakai baju yang longgar dan rutin melakukan pengukuran,penimbangan,atau pengamatan tubuh mereka di depan cermin.Selain itu,mereka akan sering melakukan olahraga secara berlebihan dan minum obat-obatan penekan nafsu makan atau pun pencahar.Dapat pula penderita mengonsumsi obat-obatan diuretik(pembuang cairan tubuh)dan enema(pemicu pengosongan usus).

Ketidakpuasan akan berat tubuh menjadikan pengidap anoreksia kurang memiliki kepercayaan diri.Mereka merasa bahwa harga diri mereka dipengaruhi oleh berat badan.Akibatnya ketidakpercayaan diri ini membuat mereka mengucilkan diri dan tidak lagi tertarik untuk bersosialisasi dengan orang lain.Karena itu tidak sedikit pengidap anoreksia yang pada akhirnya memiliki masalah dalam hubungannya dengan orang lain,terutama dalam keluarga,pertemanan,pendidikan,maupun pekerjaan.

Dari gejala-gejala tersebut,terlihat jelas bahwa penyakit anoreksia adalah masalah psikologi.Anoreksia juga menimbulkan masalah kesehatan fisik.

Masalah fisik yang muncul

Masalah fisik yang dirasakan pengidap anoreksia disebabkan oleh sedikitnya asupan makanan,terutama dalam jangka waktu yang panjang.Beberapa masalah tersebut adalah:

  • Kelelahan
  • Anemia
  • Sakit kepala dan pusing
  • Kembung
  • Konstipasi
  • Insomnia
  • Napas bau dan masalah gigi akibat sering memuntahkan makanan
  • Pembengkakan pada lengan dan kaki
  • Jari tangan dan kaki menjadi kebiru-biruan akibat buruknya sirkulasi
  • Demam
  • Rambut rontok
  • Kulit kering atau berwarna kekuningan
  • Masalah pada pertumbuhan fisik dan pubertas pada anak-anak dan remaja
  • Insomnia
  • Detak jantung tidak teratur atau aritmia
  • Tidak tahan terhadap suhu dingin
  • Dehidrasi
  • Tekanan darah rendah
  • Tumbuhnya rambut halus di sekujur tubuh
  • Kuku yang mudah patah
  • Sakit perut
  • Gangguan menstruasi pada wanita.
  • Pingsan

Pengobatan Anoreksia Nervosa

Adakalanya pengobatan harus dilakukan secara paksa jika kondisi anoreksia sudah memasuki tahap berbahaya dan mengancam nyawa pengidap.Dalam kasus seperti ini,sebaiknya keluarga segera membawa pengidap ke rumah sakit agar cepat-cepat ditangani.

Pengobatan anoreksia nervosa biasanya dilakukan dengan cara mengombinasikan terapi psikologi dengan pemulihan berat badan yang diawasi.Sangat penting untuk melakukan pengobatan sedini mungkin,terlebih jika pasien sudah kehilangan sejumlah besar berat badannya.Selain itu,penanganan secepatnya dapat menurunkan risiko terjadinya komplikasi.

Penanganan Medis untuk Kegawatdaruratan dan Dampak Fisik

Apabila tingkat keparahan anoreksia nervosa sudah sangat parah dengan gejala malanutrisi yang bisa mengarah kepada kematian,maka penanganan di rumah sakit perlu dilakukan.Pada kasus ini pasien akan diberikan cairan infus atau dipasangi selang nasogastrik untuk menyalurkan makanan lewat hidung.Perawatan di rumah sakit ditujukan untuk menangani dehidrasi,gangguan detak jantung,dan ketidakseimbangan elektrolit.

Penanganan oleh rumah sakit juga diperlukan apabila pasien mengalami tanda-tanda depresi berat yang mengarah kepada upaya bunuh diri.Karena itu penting bagi keluarga untuk selalu memantau kondisi psikologis penderita anoreksia agar hal ini bisa dicegah.

Menaikkan berat badan secara berkala dan aman

Sebagai bagian dari rencana pengobatan,dokter akan menyertakan saran-saran mengenai bagaimana menaikkan berat badan pasien secara aman.Dokter juga akan terus memantau kesehatan fisik pasien.Bagi pasien anak-anak dan remaja,tinggi badan mereka akan diperiksa secara berkala untuk memastikan mereka tumbuh secara normal.

Menaikkan berat badan secara normal harus dilakukan secara bertahap.Sebagai langkah pertama,ahli terapi biasanya akan meminta pasien untuk berusaha makan secara teratur,meski dalam porsi yang sedikit.Terapi ini dianggap berhasil setelah pola makan pasien kembali normal dengan asupan gizi yang cukup,termasuk vitamin dan mineral.Diharapkan melalui terapi ini,pasien bisa kembali menaikkan berat badan sebanyak setengah hingga satu kilogram per minggu.

Penanganan anoreksia melalui aspek psikologis

Sejumlah pengobatan psikologis bisa diterapkan untuk mengobati anoreksia.Biasanya pengobatan akan berlangsung selama setengah tahun hingga satu tahun,atau bahkan lebih lama tergantung kepada kondisi pengidap atau tingkat keparahan anoreksia.

Salah satu contoh metode penanganan anoreksia melalui aspek psikologis adalah melalui terapi perilaku untuk mengubah pola pikir negatif.Perilaku seseorang biasanya merupakan buah dari pola pikirnya.Begitu pula sebaliknya,tingkah laku dapat membentuk pola pikir juga.Banyak hal-hal tidak realistis yang diyakini sebagai sesuatu yang benar oleh pengidap anoreksia.Misalnya mereka merasa harga diri mereka tergantung pada berat badan mereka.Mereka sangat takut diejek atau tidak dihargai lagi oleh orang lain karena dianggap gemuk.

Oleh karena itu,melalui terapi perilaku kognitif,ahli terapi akan berusaha membantu pasien mengubah pemikiran negatif mengenai makanan dan penampilan menjadi suatu pola pemikiran yang positif dan realistis,sehingga diharapkan perilaku menyimpang pasien dapat hilang.

Metode penanganan kedua adalah melalui terapi kognitif analitik dengan menelusuri masa lalu pasien.Terapi ini didasarkan kepada teori yang menyatakan bahwa masalah kesehatan mental termasuk anoreksia disebabkan oleh pola pikir dan tingkah laku tidak sehat yang dibentuk sejak pasien masih kanak-kanak atau remaja.

Terapi kognitif analitik melibatkan tiga tahapan proses.Tahap pertama adalah reformulasi.Pada tahap reformulasi,biasanya spesialis terapi akan mencari tahu pengalaman pasien pada masa lalu yang mungkin bisa menjadi alasan kenapa pola-pola yang tidak sehat tersebut bisa berkembang.Tahap kedua adalah pengenalan.Seorang ahli terapi akan membantu pasien melihat dan memahami bagaimana pola-pola yang tidak sehat tersebut berkontribusi terhadap anoreksia.Tahap ketiga atau tahap terakhir adalah revisi.Pada tahap ini,sejumlah perubahan yang dapat menghentikan pola-pola yang tidak sehat tersebut diidentifikasi,dikaji,kemudian diterapkan.

Metode penanganan ketiga adalah dengan terapi interpersonal untuk mengkaji lingkungan penderita.Terapi ini mendasarkan teori kepada hubungan lingkungan dengan anoreksia yang mana lingkungan dan orang di sekitar memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam membentuk keadaan psikologis pengidap.Teori tersebut menyimpulkan bahwa kepercayaan diri yang rendah serta rasa cemas yang dialami pengidap timbul dari interaksinya dengan orang-orang di sekitar.

Selama terapi ini,ahli terapi akan berusaha menelaah hal-hal negatif yang berkaitan dengan hubungan interpersonal pasien dan mencari tahu cara mengatasi hal-hal negatif tersebut.

Peran keluarga sebagai bagian dari pengobatan anoreksia

Peran keluarga sangat penting bagi kesembuhan pengidap anoreksia karena biasanya keluarga adalah pihak yang paling merasakan dampak anoreksia itu sendiri.Selain harus berusaha memahami kondisi yang sedang dialami pengidap,keluarga juga dapat bekerja sama dengan dokter dalam membantu mempercepat proses kesembuhan.

Penanganan anoreksia dengan menggunakan obat-obatan

Jika anoreksia hanya diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan,biasanya hasilnya tidak akan efektif.Penggunaan obat-obatan baru akan terasa efektif jika dikombinasikan dengan terapi lain.Obat-obatan juga digunakan untuk menangani masalah-masalah psikologis yang terkait dengan anoreksia,seperti depresi dan gangguan obsesif kompulsif.

Obat-obatan yang mungkin diberikan antara lain antidepresan,antipsikotik,dan penstabilmood.  Contoh obat-obatan yang biasa diberikan antara lain olanzapine dan selective serotonin reuptake inhabitors(SSRIs).

SSRIs merupakan antidepresan.Obat ini dapat membantu meredakan depresi dan rasa cemas terkait anoreksia.Biasanya dokter akan memberikan obat ini jika berat badan pasien telah kembali normal.Pemberian SSRIs kepada pasien dengan berat badan di bawah normal dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping buruk.Sedangkan olanzapine merupakan obat yang biasanya diberikan kepada pengidap anoreksia yang tidak merespons kepada metode pengobatan lainnya. Obat ini dapat membantu meredakan rasa cemas yang berkaitan dengan pola makan atau berat badan.

Pengobatan anoreksia tidak dapat dilakukan secara instan.Untuk pulih sepenuhnya,pengidap bisa membutuhkan waktu beberapa tahun karena seiring menjalani pengobatan pun,beberapa dari mereka masih mengalami gangguan makan.

Penyebab Anoreksia Nervosa

Penyebab pasti anoreksia nervosa masih belum jelas.Sebagian besar spesialis percaya gangguan tersebut muncul dari gabungan sejumlah faktor,seperti faktor psikologis,lingkungan,serta genetika atau biologis.

Secara psikologis,ketakutan dan kekhawatiran terhadap tubuh gemuk,telah memunculkan obsesi dan dorongan kuat pada diri pengidap anoreksia untuk menguruskan badan.Mereka menganggap bentuk tubuh yang sempurna adalah tubuh yang kurus.Namun karena selalu adanya rasa tidak puas di dalam diri mereka,pada akhirnya hal itu membuat mereka melakukan diet berlebihan dan terperangkap di dalam anoreksia.Selain itu,pengidap anoreksia juga lebih tertutup secara emosi dan mudah depresi atau stres.

Pengaruh lingkungan terhadap anoreksia nervosa

Pola pikir yang terbentuk akibat pengaruh lingkungan dapat memicu anoreksia,contohnya adalah iklan di media massa.Pada zaman sekarang ini tubuh kurus dianggap sebagai syarat mutlak kecantikan.Pemikiran tersebut kemudian diperkuat dan disebarluaskan oleh iklan,sehingga tidak sedikit masyarakat yang terpengaruh,terutama remaja.

Alasan kenapa pengidap anoreksia kebanyakan dari kalangan remaja adalah banyaknya perubahan tubuh,perubahan hormon dan masa-masa stres atau cemas.Pada masa ini,kepercayaan diri remaja sangat rendah sehingga mereka sering bimbang dan mudah dipengaruhi.Selain akibat pengaruh hormon,ejekan dan tekanan yang dialami seorang remaja di sekolah juga dapat memicu terjadinya anoreksia.

Sementara itu,anoreksia nervosa juga bisa muncul akibat tuntutan profesi dan peristiwa yang mengecewakan,misalnya seperti putus hubungan.Contoh-contoh profesi yang rawan terhadap anoreksia adalah atlet,model,penari,aktris,dan aktor.

Anoreksia akibat faktor keturunan dan biologis

Seseorang yang memiliki riwayat keluarga pengidap gangguan makan,depresi, atau pecandu obat-obatan terlarang,diyakini memiliki risiko lebih besar untuk mengidap anoreksia.

Selain faktor keturunan atau genetika,anoreksia diduga bisa terjadi akibat adanya perubahan pada kadar hormon dan fungsi otak juga.Perubahan tersebut mungkin saja memengaruhi bagian otak yang mengendalikan nafsu makan atau memicu perasaan bersalah dan khawatir akibat banyak makan.

Komplikasi Anoreksia Nervosa

Beberapa masalah kesehatan atau bahkan kematian dapat terjadi jika anoreksia tidak segera ditangani.Komplikasi muncul akibat kurangnya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh,dalam hal ini dari asupan makanan.

Selain anoreksia nervosa,terdapat kondisi serupa yang disebut dengan bulimia nervosa.Beberapa penderita anoreksia lanjut mengalami bulimia.Pengidap bulimia biasanya makan sebanyak-banyaknya sebelum mereka mengeluarkannya kembali dengan cara dimuntahkan atau mengonsumsi obat pencahar.

Contoh-contoh komplikasi yang dapat muncul akibat anoreksia di antaranya adalah anemia,ketidakseimbangan cairan elektrolit,konstipasi,penurunan tekanan darah dan tingkat pernapasan,detak jantung tidak teratur,dan bahkan gagal jantung.Pengidap anoreksia juga terancam menderita kerusakan pada hati,ginjal,dan otak.

Pada anak-anak dan remaja,anoreksia dapat menghambat perkembangan fisik.Pada orang dewasa,khususnya wanita,kondisi ini dapat menyebabkan osteoporosis,gangguan menstruasi,dan kemandulan.Sedangkan pada pria dewasa,anoreksia dapat menyebabkan impoten dan disfungsi ereksi.

Seorang wanita hamil yang mengidap anoreksia berisiko mengalami keguguran,melahirkan bayi prematur,melahirkan bayi berbobot rendah,dan terkadang proses melahirkannya harus dibantu dengan operasi cesar.Oleh sebab itu pasien wanita anoreksia perlu dipantau secara berkala oleh dokter sejak masa kehamilan maupun setelah melahirkan.Apabila sudah sembuh pun,pengawasan harus dilakukan kembali apabila wanita tersebut hamil kembali karena potensi anoreksia untuk kambuh cukup besar.

Loading...

Daftar Penyakit SelainPenyakit Anoreksia Nervosa

#Nama PenyakitNama penyakit
1Ablasi Retina

Ablasi retina adalah kondisi ketika retina(lapisan tipis yang terletak di bagian belakang mata...

2Abses Payudara

Abses payudara adalah benjolan yang terbentuk di payudara karena berkumpulnya nanah dan terasa...

3Achondroplasia

Achondroplasia merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan dwarfisme atau tubuh kerdil dan term...

4ADHD

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan jangka panj...

5Akalasia

Akalasia adalah kondisi di mana kerongkongan(esofagus)kehilangan kemampuan untuk mendorong ma...

6Albinisme

Albinisme adalah suatu kelainan yang terjadi sejak lahir yang mana penderitanya mengalami kekuran...

7Alergi

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun seb...

8Alergi Dingin

Alergi dingin atau dalam istilah medis disebut urtikaria dingin adalah reaksi kulit terhadap ding...

9Alergi Kacang

Alergi kacang adalah reaksi alergi yang terjadi akibat tubuh menyalahartikan makanan berbahan das...

10Alergi Makanan

Alergi makanan adalah reaksi alergi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh kita keliru meresp...

11Alergi Obat

Alergi obat adalah reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap obat-obatan tertentu yang An...

12Alergi Susu

Alergi susu adalah sebuah bentuk respons alami dari sistem kekebalan tubuh terhadap susu dan prod...

13Alergi Telur

Alergi telur adalah salah satu jenis reaksi yang tidak biasa dari sistem kekebalan tubuh terhadap...

14Amnesia

Amnesia atau hilang ingatan adalah istilah yang digunakan saat seseorang tidak bisa mengingat inf...

15Amputasi

Amputasi adalah operasi pemotongan bagian tubuh,misalnya jari,lengan,atau kaki.Operasi ini...

16Anemia

Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk...

17Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah kondisi kekurangan nutrisi zat besi yang mengakibatkan penurunan ju...

18Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Folat

Anemia defisiensi vitamin B12 atau folat(vitamin B9)adalah kondisi yang berkembang ketika tubuh...

19Anemia Hemolitik

Anemia hemolitik adalah kondisi di mana hancurnya sel darah merah(eritrosit)lebih cepat dibandi...

20Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit adalah kondisi anemia di mana terdapat ketidaknormalan bentuk sel darah merah,d...

21Angin Duduk

Angin duduk atau angina adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada dada akibat otot-ot...

22Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah penyakit kronis yang menyebabkan tulang belakang mengalami peradang...

23Angina Pektoris

Angina pektroris(angina)adalah rasa nyeri pada dada yang terjadi saat aliran darah dan oksigen...

24Anoreksia Nervosa

Anoreksia nervosa merupakan suatu masalah kesehatan jiwa yang mana pengidapnya terobsesi untuk me...

25Anthrax

Anthrax adalah penyakit serius dan langka yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthrac...

26Aritmia

Aritmia adalah masalah pada irama jantung ketika organ tersebut berdetak terlalu cepat,terlalu l...

27Ascariasis

Ascariasis adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang.Cacing ini adalah jenis parasit yan...

28Asma

Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai denga...

29Astigmatisme

Astigmatisme adalah gangguan penglihatan yang diakibatkan cacat pada kelengkungan lensa atau korn...

30Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah penyempitan dan penebalan arteri karena penumpukan plak pada dinding arteri...

31Atresia Ani

Atresia ani adalah salah satu jenis cacat atau kelainan sejak lahir.Pada kondisi ini,perkembang...

32Autisme

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gang...

33Balanitis

Balanitis adalah peradangan pada ujung kepala penis (glans penis) yang diseba...

34Barotrauma

Barotrauma adalah kerusakan jaringan akibat perbedaan tekanan dalam tubuh dengan tekanan udara di...

35Batu Empedu

Batu empedu adalah batuan kecil yang berasal dari kolesterol,dan terbentuk di saluran empedu man...

36Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupa...

37Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih atau bladder calculi adalah batu yang terbentuk dari endapa...

38Batu Kelenjar Air Liur

Batu kelenjar air liur atau sialothiasis adalah pengerasan atau kalsifikasi za...

39Batuk Darah

Batuk darah atau hemoptisis adalah keadaan ketika seseorang mengalami batuk yang disertai darah....

40Batuk Kronis

Batuk kronis adalah batuk yang berlangsung dalam jangka waktu lama,yaitu sekitar dua bulan atau...

41Batuk Rejan

Batuk rejan atau pertusis adalah infeksi bakteri pada paru-paru dan saluran pernapasan yang mudah...

42Batuk Batuk

Batuk adalah respons alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan saluran napas jika terdapat gangg...

43Bedbugs

Bedbugs,atau dikenal juga dengan sebutan kutu kasur,adalah serangga parasit berukuran kecil ber...

44Bell s Palsy

Bell's Palsy adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah yang yang be...

45Biang Keringat

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan bisa menyebabk...

46Bidai Tulang Kering

Bidai tulang kering(shin splints)adalah istilah umum untuk menggambarkan rasa sakit di...

47Biduran

Biduran atau urtikaria adalah reaksi kulit yang ditandai dengan bilur berwarna merah atau putih y...

48Bintitan

Bintitan atau yang dalam bahasa medis disebut hordeolum adalah kondisi ketika bintil menyakitkan...

49Bisul

Bisul adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah.Benjolan ini muncul ak...

50Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada tepi kelopak mata yang menyebabkan bagian tersebut jadi terliha...

51Blighted Ovum

Blighted ovum (anembryonic gestation) atau kehamila...

52Botak

Botak atau istilah medisnya alopecia adalah kerontokan rambut yang umumnya bersifat permanen.Sal...

53Botulisme

Botulisme adalah kondisi keracunan serius yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan bakteri ...

54BPD(Borderline Personality Disorder)

Borderline personality disorder (BPD)atau gangguan kepribadian ambang adalah sebua...

55BPH(Benign Prostatic Hyperplasia)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)atau pembesaran prostat jinak adalah kondisi ket...

56Bradikardia

Bradikardia adalah kondisi di mana jantung penderita berdetak lebih lambat dari kondisi normal.U...

57Bronkiolitis

Bronkiolitis adalah infeksi saluran napas yang menyebabkan terjadinya radang dan penyumbatan di d...

58Bronkitis

Bronkitis adalah infeksi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru atau bronkus yang menyebabk...

59Brucellosis

Brucellosis adalah infeksi yang disebabkan bakteri yang berasal dari hewan ke manusia.Menurut da...

60Bruxism

Bruxism adalah kondisi dimana seseorang seringkali menggemeretakkan,menekan,atau menggesekkan g...

61Bulimia

Bulimia nervosa atau bulimia adalah salah satu jenis gangguan pola makan yang serius dan berpoten...

62Bursitis

Bursitis adalah peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada bursa,yaitu kantong berisi cairan...

63Buta Warna

Buta warna adalah berkurangnya kualitas penglihatan terhadap warna yang umumnya diturunkan kepada...

64Cacar Air

Penyakit cacar air,secara medis disebut varisela,umumnya diderita oleh anak-anak berusia di baw...

65Cacing Kremi

Cacing kremi adalah cacing parasit kecil yang menjangkiti usus besar manusia.Parasit bernama lat...

66Campak

Campak adalah infeksi virus yang ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh dan sangat menul...

67Candidiasis

Candidiasis adalah infeksi akibat jamur Candida.Jamur ini memiliki lebih dari 20 j...

68Cantengan

Cantengan adalah kondisi yang mana sudut ujung jari menjadi bengkak,sakit,dan berwarna kemeraha...

69Cedera Hamstring

Cedera hamstring adalah cedera yang menimpa tiga kelompok otot yang ada di paha bagian belakang....

70Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera saraf tulang belakang atau spinal cord injury adalah luka atau kerusaka...

71Cegukan

Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti‘hik’akibat menutupnya pi...

72Chlamydia

Chlamydia adalah penyakit menular seksual yang ditularkan melalui hubungan seks tanpa menggunakan...

73Cholangiocarcinoma

Cholangiocarcinoma atau kanker saluran empedu adalah sel kanker yang tumbuh pada sa...

74Cholangitis

Cholangitis adalah infeksi yang terjadi pada saluran empedu(saluran yang dilewati oleh cairan em...

75Craniosynostosis

Craniosynostosis adalah sebuah kelainan di tulang tengkorak yang menyebabkan bentuk...

76Crohn's Disease

Crohn’s disease atau penyakit Crohn adalah salah satu penyakit ...

77Croup

Croup adalah salah satu jenis infeksi saluran pernapasan yang umumnya dialami anak-anak berusia e...

78CTS (Carpal Tunnel Syndrome)

Carpal tunnel syndrome atau CTS (sindrom terowongan/lorong karpal) adalah kondisi y...

79Cutaneous Larva Migrans

Cutaneous larva migrans (CLM) adalah infeksi yang diakibatkan oleh parasit cacing pada kulit. Jen...

80Cystic Fibrosis

Cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di d...

81Cystitis

Cystitis adalah inflamasi atau peradangan pada kandung kemih. Bakteri merupakan penyebab utama pa...

82Deep Vein Thrombosis

Deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam adalah penggumpalan darah yang terjadi di da...

83Defek Septum Ventrikel

Defek septum ventrikel atau ventricular septal defect (VSD) adalah kelainan ja...

84Defisiensi Glukosa 6 Fosfat Dehidrogenase (G6PD Deficiency)

Defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD deficiency) adalah suatu kelainan g...

85Degenerasi Makula

Degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD/ARMD) adalah penu...

86Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, se...

87Delirium

Delirium adalah gangguan mental serius yang menyebabkan penderita mengalami kebingungan parah dan...

88Demam

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius. Demam merupakan b...

89Demam Berdarah

Demam dengue atau yang dikenal secara umum oleh masyarakat Indonesia sebagai demam berdarah merup...

90Demam Kelenjar

Demam kelenjar adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV). Infeksi ditula...

91Demam Kuning

Demam kuning adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui perantara nyamuk....

92Demam Pada Anak

Demam bukanlah sebuah penyakit tetapi merupakan sebuah gejala. Demam terjadi ketika sistem kekeba...

93Demam Reumatik

Demam reumatik adalah komplikasi yang terjadi ketika infeksi akibat bakteri streptokokus grup A t...

94Demam Scarlet

Demam scarlet atau scarlatina adalah demam yang disertai ruam merah pada kulit yang disebabkan in...

95Demensia

Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti ber...

96Dengkur

Dengkur adalah getaran yang dihasilkan oleh aliran udara yang melewati saluran pernapasan yang te...

97Depresi

Depresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi sedikitnya selama dua minggu ata...

98Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit, ditandai dengan ruam gatal kemerahan, yang muncul...

99Dermatitis Numularis

Dermatitis numularis merupakan suatu penyakit pada kulit yang ditandai dengan nyeri atau pedih pa...

100Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang biasanya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang...